kumparan
9 Okt 2019 7:25 WIB

Ricuh di Laga versus Malaysia, PSSI Didenda FIFA

Suporter timnas Indonesia memberikan dukungan saat laga perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia melawan timnas Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
FIFA resmi menjatuhkan sanksi berupa denda kepada PSSI. Denda diberikan akibat peristiwa kericuhan suporter yang terjadi di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia dan Malaysia, 5 September lalu.
ADVERTISEMENT
Atas kejadian tersebut, FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar 45.000 franc swiss (chf) atau sekitar Rp 643 juta. Beruntung bagi PSSI, FIFA tak memberikan sanksi berupa pertandingan tanpa penonton di laga-laga selanjutnya.
"PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar tidak terulang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.
Reaksi para pemain timnas Indonesia saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia telah usai di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Sepak bola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati,” tutupnya.
Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas Indonesia takluk 2-3 dari rivalnya tersebut. Pertandingan Indonesia vs Malaysia tidak hanya bicara soal bagaimana 'Garuda' diterkam 'Harimau', tetapi juga bagaimana suporter Indonesia melakukan provokasi dan menyerang para pendukung Malaysia.
ADVERTISEMENT
Selain melakukan pelemparan botol air mineral ke tribune pendukung Malaysia, sejumlah suporter Indonesia juga turun dari tribune dan melakukan provokasi di depan tribune suporter Malaysia. Insiden ini membuat pertandingan terhenti selama beberapa menit pada babak kedua.
Sejumlah suporter melompati pagar pembatas saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kericuhan juga terjadi di luar stadion. Begitu pertandingan selesai, sekelompok suporter terlihat melemparkan batu ke polisi di area pintu 1. kumparanBOLA juga melihat sekelompok suporter bernyanyi menyuarakan kekecewaan mereka pada PSSI di depan pintu tribune utama Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Insiden tersebut sempat membuat pendukung Malaysia tertahan di dalam stadion. Setelah situasi terkendali, barulah polisi mempersilakan para pendukung Malaysia meninggalkan stadion.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan