Tim Liga Indonesia All Star Sorot Perhatian, Hampir 100 Ribu Orang Voting Pemain
ยทwaktu baca 2 menit

Liga Indonesia All Star menjadi salah satu tim yang menyorot perhatian di Piala Presiden. Pemilihan pemain melibatkan suporter, dengan cara voting.
Liga Indonesia All Star dibentuk sebagai wadah pemain-pemain yang memiliki potensi ke Timnas Indonesia unjuk gigi. Diharapkan, pemain-pemain itu bisa tampil maksimal sepanjang turnamen.
Hal ini dijelaskan oleh Anggota Exco PSSI sekaligus Ketua OC Piala Presiden, Arya Sinulingga. Ia juga menjelaskan bahwa tingkat partisipasi publik melakukan voting pemain Liga Indonesia All Star sangat tinggi.
"Pemainnya lokal semua, jadi kami berharap ini menjadi potensi pemain lokal yang ada itu untuk kelihatan, agar muncul. Seperti sebelum-sebelumnya juga, misalnya Beckham Putra, kan dia lapis dua sebenarnya awalnya dulu, tapi ketika muncul [debut di timnas] ternyata bagus," kata Arya kepada kumparan.
"Kami berharap pemain-pemain lain bisa juga muncul. Jadi ini ada kesempatan pemain lokal untuk menampilkan dirinya. Nah, ini kemarin voting ramai, antusiasme partisipasinya ramai sekali, sampai puluhan ribu, hampir seratus ribu," ujar Arya.
Piala Presiden 2025 digelar dengan format berbeda. Hanya enam tim yang berpartisipasi. Ada empat tim lokal, yakni Persib (juara Liga 1), Dewa United (runner up Liga 1), Arema FC (juara bertahan Piala Presiden), dan Liga Indonesia All Star. Selain itu, dua tim lainnya adalah tim luar negeri, yakni Oxford United (Inggris) dan Port FC (Thailand).
