kumparan
3 Desember 2019 2:35

Usai Dipecat Tottenham, Pochettino Tetap Ingin Latih Klub Eropa

Mauricio Pochettino (P)
Mauricio Pochettino mendampingi Tottenham dalam pertandingan menghadapi Crvena Zvezda. Foto: Reuters/Marko Djurica
Pemecatan sebagai pelatih Tottenham Hotspur tidak membuat dunia Mauricio Pochettino berakhir. Sedih dan kehilangan, itu sudah pasti. Namun, Pochettino tak mau tinggal dalam nestapa.
ADVERTISEMENT
Bagaimanapun, pemecatan adalah perkara lumrah jika bicara soal sepak bola modern. Tidak ada yang perlu dibesar-besarkan. Jadi, sikapi saja dengan seperlunya.
Pochettino hanya perlu menerima, memastikan urusan administrasi sudah selesai, mengemasi barang-barangnya, meninggalkan pesan perpisahan, dan berlibur selama 10 hari.
Yak, 10 hari. Itulah waktu yang diberikan Pochettino kepada dirinya sendiri untuk jeda. Pochettino tak menghabiskan masa liburannya di Inggris. Ia memilih untuk pulang ke kampung halamannya, Argentina.
Mauricio Pochettino.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Foto: Ben STANSALL / AFP
"Untuk saat ini, yang paling penting adalah menjernihkan pikiran saya setelah lima setengah musim yang luar biasa dengan Tottenham," kata Pochettino dalam wawancaranya bersama Fox Sports Argentina.
"Keputusan pertama saya adalah kembali ke Argentina, kembali ke rumah saya, dan bertemu dengan keluarga serta teman-teman. Berlibur selama 10 hari rasanya menjadi keputusan terbaik yang bisa saya buat," tutur Pochettino.
ADVERTISEMENT
Bakal ke mana Pochettino berlabuh menjadi salah satu teka-teki favorit pencinta sepak bola dalam beberapa hari terakhir. Spekulasi soal ketertarikan Bayern Muenchen untuk mendapatkan tanda tangan Mauricio Pochettino menjadi salah satu yang beredar.
Tottenham Hotspur
Ekspresi kegembiraan Mauricio Pochettino di akhir semifinal Liga Champions 2018/19. Foto: Reuters/Matthew Childs
Tak sampai di situ. Pemecatan Unai Emery juga memantik spekulasi yang tak kalah liar: Pochettino bakal segera menjadi pelatih Arsenal.
Pochettino sedang tak mau banyak bicara. Yang pasti, kehilangan pekerjaan sebagai pelatih Tottenham tidak membuatnya tersingkir dari sepak bola. Mauricio Pochettino bahkan menyebut bahwa dalam beberapa hari terakhir, ada sejumlah proyek menarik yang disodorkan kepadanya.
"Keinginan saya, sih, tetap melatih di Eropa. Sulit bagi saya membayangkan melatih di Argentina. Namun, demi keluarga, saya bisa saja menerima proyek [melatih] di Argentina. Yang pasti, saya harus menenangkan diri dulu dan mencerna semua yang terjadi," ujar Pochettino.
ADVERTISEMENT
"Saya berharap bisa kembali ke Eropa untuk menentukan seperti apa masa depan saya. Di umur saya yang sekarang, saya tidak butuh waktu lama untuk memulihkan diri. Saya terbuka untuk mendengar proyek dan rencana apa pun yang ditawarkan kepada saya," jelas Pochettino.
===
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.