Kumparan Logo

Cuma Bayar Pemain Wanita dengan Gaji UMR, Blackburn Rovers Banjir Kritikan

kumparanBOLANITA

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim wanita Blackburn Rovers. Foto: Dok. rovers.co.uk
zoom-in-whitePerbesar
Tim wanita Blackburn Rovers. Foto: Dok. rovers.co.uk

Di musim 2024/25 nanti, klub sepak bola wanita divisi dua Inggris, Blackburn Rovers, dikabarkan bakal menggaji tim wanita mereka dengan upah minimum. Hal ini membuat geram banyak pihak, termasuk gelandang Timnas Wanita Inggris, Georgia Stanway.

Diwartakan Daily Mail pada Selasa (2/7) kemarin, anggaran Rovers untuk musim depan dibatasi hanya 100 ribu paun atau sekitar Rp2,08 miliar. Oleh karena itu, para pemain Rovers—yang semuanya semi-profesional—cuma diberi upah 9 ribu paun (Rp187 juta) per tahun!

Bintang Timnas Wanita Inggris, Georgia Stanway, turut prihatin dengan apa yang dialami oleh tim wanita Rovers. Ia sampai bilang bahwa berita ini sangat mengiris hati.

“Saya dan banyak orang lainnya berutang budi pada kesempatan yang diberikan Blackburn kepada kami saat kami masih muda. Sangat menyedihkan melihat klub memilih untuk tidak mendukung tim wanita mereka,” tulis Stanway di akun X pribadinya.

X post embed

Sebelum membela Bayern Muenchen, Stanway pernah bermain untuk tim muda Blackburn Rovers, yakni pada 2015 silam. Selama satu tahun berseragam Blackburn, pemain berusia 25 tahun itu mengoleksi enam gol dari lima pertandingan.

Selain Stanway, mantan bek Blackburn, Kayleigh McDonald, juga mengkritik klub lamanya itu di media sosial. Ia memposting ulang cuitan Stanway dengan melabeli Blackburn sebagai “box tickers” atau “formalitas”. Bahkan, McDonald juga mengklaim bahwa tim wanita Blackburn sebelumnya tak dibolehkan menggunakan mesin kopi milik tim pria.

Saat ini, tim putri Blackburn Rovers berada di posisi keenam dalam kejuaraan Women’s Championship 2023/24. Mereka mengakhiri musim kemarin dengan torehan 36 poin, hasil dari 11 kemenangan, tiga imbang, dan delapan kekalahan.

Pada 29 Juni kemarin, Blackburn mengumumkan bahwa 10 pemain wanitanya akan meninggalkan tim karena kontrak mereka berakhir pada musim panas ini.

Tim wanita Blackburn Rovers. Foto: Dok. rovers.co.uk

Mengutip The Guardian pada Rabu (3/7), klub Blackburn diketahui memiliki utang lebih dari 140 juta paun atau sekitar Rp2,9 triliun.

Laporan mengenai kendala keuangan Blackburn itu muncul kurang dari seminggu setelah kabar buruk yang menimpa Reading. Awal pekan kemarin, klub yang bermain di divisi dua Inggris itu mengundurkan diri dari Women’s Championship arena masalah keuangan.

Akibat masalah finansial itu, Reading menarik diri dari divisi dua Inggris. Ia kemudian turun ke tingkat kelima dalam piramida sepak bola wanita di negara tersebut.

instagram embed