Ibu Ungkap Mendiang Maddy Cusack Sangat Tertekan & Digaji Pas-pasan
·waktu baca 2 menit

Duka mendalam masih dirasakan pihak keluarga atas meninggalnya Maddy Cusack–gelandang Sheffield United–di usia 27 tahun. Sang ibu, Deborah, mengungkapkan bahwa anaknya hanya dibayar 6 ribu paun atau Rp 117 juta per tahun oleh klub. Gaji itu terbilang pas-pasan untuk pesepak bola Inggris.
Pada 20 September lalu, Cusack ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya sendiri, Horsley, Inggris. Beberapa hari setelah tragedi memilukan itu, Deborah bercerita bahwa anaknya memang tengah dalam kondisi tertekan sejak Februari lalu.
Ia dan pihak keluarga lantas meminta Sheffield United segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas kematian Cusack. Klub pun setuju dengan permintaan tersebut.
Terbaru, dalam wawancaranya bersama BBC, Deborah mengatakan bahwa Cusack harus mengambil dua pekerjaan sekaligus. Apalagi kalau bukan karena penghasilannya yang tak cukup.
“Tahun lalu, para pemain mereka (Sheffield) bekerja paruh waktu. Yang berarti, mereka semua punya pekerjaan penuh waktu dan berlatih tiga kali seminggu,” kata Deborah, seperti diwartakan The Star pada Jumat (1/12).
“Mereka melakukan perjalanan pada Sabtu untuk bermain di hari Minggunya, demi jumlah uang yang tak seberapa itu,” imbuhnya kemudian.
Gaji minim yang didapat Cusack dari sepak bola membuat wakil kapten Blades itu harus putar otak: bagaimana caranya agar bisa mendapat uang tambahan? Akhirnya, diputuskanlah bahwa ia harus melakukan dua pekerjaan.
Ya, selain aktif sebagai pemain, Maddy Cusack juga bekerja sebagai staf eksekutif pemasaran di kantor klub Sheffield United. Profesi ganda itu dilakukannya hanya demi satu tujuan: memenuhi kebutuhan hidupnya.
Gaji 6 ribu paun yang didapat oleh Cusack bagai langit dan bumi jika disandingkan dengan penghasilan tim pria Sheffield United. Sumber menyebut bahwa Rhian Brewster–salah satu pemain pria Blades–digaji 1,82 juta paun atau Rp 35 miliar per tahun oleh klub, berkali-kali lipat lebih banyak dari tim wanita Sheffield.
Namun, ketika ditanya soal itu, Sheffield United menolak untuk berkomentar. Mereka tak ingin buka-bukaan soal berapa gaji yang didapat oleh skuad wanita Sheffield, juga tak mau mengonfirmasi apakah pihaknya telah memulai penyelidikan atas meninggalnya Cusack atau belum.
