Kumparan Logo

Indonesia Women's League Kick-Off 17 Oktober, Dibuka Persita vs Persija

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers Indonesia Women's League 2026 di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: Antika Fahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Indonesia Women's League 2026 di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: Antika Fahira/kumparan

Rencana kembalinya liga sepak bola wanita senior Indonesia kini makin terang. Setelah vakum selama tujuh tahun, Indonesia Women's League hadir dan akan memulai kick-off pada 17 Oktober 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan Teddy Tjahjono, Direktur I.League, dalam konferensi pers Indonesia Women's League (IWL) yang digelar di Kantor I.League, Jakarta, pada Selasa (11/8) pagi tadi.

"Jadi rencana kick-off untuk Indonesia Women's League akan dilakukan 17 Oktober di Soemantri Brodjonegoro, diawali dengan pertandingan Persita vs Persija," ujar Teddy.

"Kita juga akan membuat suatu konsep seperti sport festival, ada panggung musik, UMKM, makanan dan semua aktivasi di situ, kemudian di dalam ada pertandingan diperbolehkan ada penonton," lanjutnya.

Teddy juga mengatakan, bahwa IWL akan digelar secara centralized, terpusat di Stadion Soemantri. Meski begitu, ia membuka opsi untuk beberapa pertandingan digelar berbarengan dengan pertandingan liga sepak bola pria.

"Dengan beberapa modifikasi, ada beberapa pertandingan yang mungkin kita gabungkan dengan pertandingan Super League. Misalnya, Persija melawan Persita di GBK, jadi mungkin di sorenya ada pertandingan putri dulu supaya kita memberikan exposure dan awareness kepada industri sepak bola bahwa sepak bola putri kita sudah bergeliat dan sedang berkembang, jadi mohon bisa didukung juga supaya mendapatkan perhatian dari industri dan stakeholder sepak bola," jelas Teddy.

Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir membacakan sambutan dari Presiden Prabowo Subianto saat pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Pastikan Talent Pool

Selain Teddy, hadir pula Ketum PSSI, Erick Thohir, Sekjen PSSI Yunus Nusi, anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, serta Direktur Utama I. League Ferry Paulus.

"Kita kadang melihat proses itu sepotong-sepotong, tanpa memikirkan risiko daripada kebijakan itu diambil. Kita punya komitmen bahwa sepak bola wanita itu tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini," kata Erick.

Ketum PSSI tersebut menekankan, pihaknya bukan menunda-nunda liga dan menomorduakan sepak bola wanita, tapi ia menunggu agar pasokan pemain sudah cukup untuk menjalankan liga yang baik.

"Bahwa tidak mungkin liga ini bisa berjalan, tanpa pembangunan talent pool, sehingga jumlah pemainnya cukup untuk dilakukan secara profesional oleh klub-klub yang akan melakukan kompetisi tersebut," ujar Erick.

"Jangan sampai liga ini juga hanya dilahirkan hanya untuk pencitraan dan berhenti di kemudian hari. Tidak," kata Erick.

Total ada enam tim yang akan mengikuti IWL 2026. Mereka adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persikad Depok, Garudayaksa, Bekasi FC, dan Dewa United.

instagram embed