Kumparan Logo

Minim Turnamen Wanita, Djarum Foundation Pilih Bikin Srikandi Merdeka Cup

kumparanBOLANITA

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, saat di acara Press Conference Caffino Srikandi Merdeka Cup, di XXI Lounge Plaza Senayan, Rabu (29/7). Foto: Agri Aulian Perdana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, saat di acara Press Conference Caffino Srikandi Merdeka Cup, di XXI Lounge Plaza Senayan, Rabu (29/7). Foto: Agri Aulian Perdana/kumparan

Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, bercerita soal kisah di balik lahirnya turnamen sepak bola wanita internasional U-16 yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation & berkolaborasi dengan PSSI. Teddy bilang, event itu lahir sebagai wadah untuk jebolan HYDROPLUS Soccer League (HPSL) guna mendapat pengalaman internasional.

Teddy Tjahjono menuturkan inisiasi turnamen itu lahir saat berbincang dengan Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono. Jika sebelumnya jebolan MilkLife Soccer Challenge diikutkan ke turnamen internasional seperti JSSL hingga Singa Cup, tapi ada ide yang berbeda untuk jebolan HPSL.

“Pada suatu sore kita berdiskusi dengan Pak Victor (Hartono). Biasanya kan kita mau kirim ke mana nih anak-anak yang sudah lolos dari HYDROPLUS Soccer League All-Stars? Ada beberapa alternatif turnamen internasional,” tutur Teddy dalam konferensi pers Srikandi Merdeka Cup di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/7).

Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. Foto: Dok. Srikandi Merdeka Cup

Cuma setelah dipikir-pikir, kenapa nggak kita buat sendiri saja? Kita sudah punya stadion sendiri di Kudus. Kemudian secara window juga pas untuk proses kualifikasi AFC di Oktober. Sehingga, setelah melihat jadwal, kalau kita kirim ke turnamen internasional pun belum ada yang pas, akhirnya kita menginisiasi untuk membuat sendiri.

- Teddy Tjahjono, Program Director Srikandi Merdeka Cup

Setelah sepakat untuk menggelar Srikandi Merdeka Cup di Kudus, Bakti Olahraga Djarum Foundation pun langsung berkoordinasi dengan PSSI untuk gelaran tersebut. Lalu, setelah mendapat lampu hijau, Teddy mulai menghubungi dan mengundang beberapa federasi untuk turut serta dalam Srikandi Merdeka Cup.

“Akhirnya gayung bersambut, PSSI juga mengamini, ‘Oh ya sudah, kita bikin sendiri’. Setelah itu kita mulai bergerak menghubungi federasi-federasi negara lain, tim mulai membuat nama dan persiapan, dan lain-lain. Sehingga akhirnya kita sekarang bisa melaksanakan turnamen internasional Srikandi Merdeka Cup,” tutur Teddy Tjahjono.

Inisiasi Srikandi Merdeka Cup yang dibuat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation mendapat sambutan positif dari PSSI. Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, menilai turnamen seperti SMC sangat penting bagi pemain wanita di kelompok umur karena terbatasnya event untuk kelompok U-20. Padahal, menurutnya cukup banyak jebolan HPSL yang berpotensi untuk berseragam tim nasional.

Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain. Foto: Dok. Srikandi Merdeka Cup

Di saat yang bersamaan, Srikandi Merdeka Cup juga jadi ajang untuk memilih 23 skuad terbaik guna membela Timnas Wanita U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 yang digelar Oktober mendatang.

“HYDROPLUS (Soccer League) ini masih banyak pemain yang punya potensi bagus tapi belum punya panggung untuk mempertunjukkan diri di skala internasional. Karena kalau di U-20 juga terbatas, dan kebetulan kita punya event besar serta target lolos di pra-kualifikasi Asia (U-17), makanya waktu ada ide Srikandi Merdeka Cup yang disodorkan oleh Yayasan Bakti Olahraga Djarum, kita menyambut baik,” ungkap Vivin.

Jelang turnamen, 46 pemain untuk dua tim Indonesia yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di Jawa Tengah. Dua tim itu masing-masing akan ditangani oleh Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi.

Caffino Srikandi Merdeka Cup akan digelar pada 14-23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Event internasional ini akan diikuti oleh Indonesia (dua tim), Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

instagram embed