Kumparan Logo

Tanpa Penonton, Garuda Pertiwi Harap Main Lepas di Laga vs Singapura

kumparanBOLANITA

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marsela Awi (kiri), Remini Rumbewas (tengah) dan Feni Binsbarek (kanan) setelah Timnas Wanita Indonesia menghadapi Arab Saudi (20/2) Foto: PSSI
zoom-in-whitePerbesar
Marsela Awi (kiri), Remini Rumbewas (tengah) dan Feni Binsbarek (kanan) setelah Timnas Wanita Indonesia menghadapi Arab Saudi (20/2) Foto: PSSI

Timnas Wanita Indonesia akan menjalani laga perdana Garuda Championship Series 2026 melawan Singapura di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/6) pukul 19.00 WIB. Namun, pertandingan tersebut dipastikan digelar tanpa penonton.

Remini Rumbewas, salah satu penggawa Garuda Pertiwi, menyayangkan laga berlangsung tanpa kehadiran suporter. Sebab, ia dan tim berharap bisa mendapat dukungan langsung dari masyarakat Indonesia langsung dari stadion.

“Sebenarnya, ini juga keputusan PSSI untuk tanpa penonton. Tapi bagi kami, pemain, itu tidak mengurangi semangat bagi kami untuk berjuang besok,” kata Remini saat konferensi pers pra-pertandingan di Stadion Arcamanik, Selasa (2/6).

“Sebenarnya, harapan kami bermain di tuan rumah, harapan kami juga ada penonton. Tapi ya seperti begitu sudah menjadi keputusan, ya semua kembali ke PSSI,” sambungnya.

Pelatih Timnas wanita Indonesia Mochizuki Satoru bersiap menyanyikan lagu kebangsaan saat melawan Timnas wanita Kirgizstan dalam pertandingan grup D Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Minggu (29/6/2025). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Hal senada juga disampaikan Satoru Mochizuki, pelatih Timnas Wanita Indonesia. Menurutnya, atmosfer pertandingan internasional terasa kurang lengkap tanpa kehadiran penonton di stadion.

“Pastinya penonton adalah salah satu faktor yang penting dalam pertandingan seperti ini karena itu menjadi melengkapi sebuah pertandingan internasional yang dilakukan seperti sekarang,” ujar Mochizuki.

Meski begitu, pelatih asal Jepang tersebut mencoba melihat sisi positif dari situasi ini. Dengan tanpa adanya penonton, ia berhadap para pemain bisa tampil lebih lepas tanpa merasa tertekan.

“Kalau ada penonton biasanya pemain lebih nervous, lebih gugup. Karena kali ini tidak ada, mungkin kita bisa berekspektasi bahwa pemain akan bermain lebih lepas tanpa ada tekanan dari penonton,” ungkap Mochizuki.

“Kami hanya akan memberikan yang terbaik dengan kondisi apa pun,” pungkasnya.

Sebelumnya, Media Officer PSSI Bandung Saputra telah mengonfirmasi kepada kumparanBOLANITA pada Minggu (31/5) bahwa laga Timnas Wanita Indonesia kontra Singapura akan digelar tanpa penonton.

Vivin Cahyani selaku Anggota Exco PSSI menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena keterbatasan fasilitas penunjang keamanan di stadion.

“Kedua pertandingan Timnas Putri, PSSI tidak membuka penjualan tiket karena keterbatasan fasilitas penunjang keamanan. Garuda Fans tetap dapat menyaksikan secara langsung melalui tayangan live di Indosiar, Vidio.com, dan FIFA+,” ucap Vivin.

instagram embed