Kumparan Logo

Timo: Pesepak Bola Wanita Kelahiran 2009-2013 Generasi Emas, Gampang Dilatih

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Latihan Timnas Wanita U-16 Garuda Pertiwi bersama Coach Timo Scheunemann di Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Latihan Timnas Wanita U-16 Garuda Pertiwi bersama Coach Timo Scheunemann di Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Pelatih Timnas Wanita Indonesia U-16 Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, menilai para pesepak bola wanita kelahiran 2009-2013 merupakan generasi emas Indonesia.

Penilaian itu ia sampaikan saat memimpin training camp (TC) Garuda Pertiwi di Kudus, Jawa Tengah, sebagai persiapan menghadapi Srikandi Merdeka Cup 2026. Turnamen tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Djarum Foundation dan PSSI.

Menurut Timo, para pesepak bola wanita di rentang usia tersebut memiliki kemampuan teknik yang baik serta mudah menerima arahan dari pelatih.

"Saya kalau sama sepak bola putri yang 2009 ke bawah ya, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013 itu menurut saya generasi emas. Jadi ngelatihnya gampang, mereka skillful, mereka dengerin, sangat coachable-lah," katanya kepada kumparanBOLANITA, Selasa (4/8).

Menurutnya, pemain kelahiran 2009 hingga 2013 mampu memperbaiki kesalahan dengan cepat setelah mendapat arahan. Karena itu, ia mengaku senang melatih kelompok usia tersebut.

"Sangat menyenangkan melatih mereka," sambungnya.

Saat ini, Timo menakhodai Garuda Pertiwi untuk menghadapi Srikandi Merdeka Cup 2026. Sejauh ini, pemusatan latihan masih difokuskan pada pemantapan taktik dan teknik.

"Perkembangan anak-anak bagus banget," terangnya.

Latihan Timnas Wanita U-16 Garuda Pertiwi bersama Coach Timo Scheunemann di Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Timo menjelaskan, Timnas Wanita Indonesia dibagi menjadi dua tim untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup 2026. Ia menangani Garuda Pertiwi, sementara Putri Nusantara dilatih Coach Takumi Taniguchi.

"PSSI memang memutuskan membagi dua tim untuk memberi kesempatan sebanyak-banyaknya kepada para pemain. Hal itu supaya yang statusnya cadangan juga dapat menit bermain," terangnya.

Sebanyak 24 pemain dibawa Timo untuk mengikuti Srikandi Merdeka Cup 2026. Soal target, ia tak muluk-muluk. Fokus utamanya tetap pada pembinaan pesepak bola wanita usia muda.

"Ini tim U-17 ya, kalau bicara sama saya bicara pembinaan. Karena ini U-17, mereka masih umur 2012, 2011, 2010. Jadi bagaimana caranya mereka itu mendapatkan pengalaman di timnas, berkembang di sini. Sehingga nanti pulang mereka semakin berkembang semakin bersemangat. Karena tujuan utama saya menciptakan pemain untuk senior," imbuhnya.

Srikandi Merdeka Cup 2026 akan digelar pada 14-23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Sebanyak tujuh negara akan berpartisipasi, yakni Indonesia, Hong Kong, Yordania, Malaysia, Arab Saudi, Singapura, dan Thailand.

instagram embed