kumparan
8 Januari 2020 8:01

3 Minuman Hijau Penurun Berat Badan, Mana yang Lebih Baik?

Ilustrasi matcha
Ilustrasi matcha Foto: dok.shutterstock
Semua orang ingin bugar. Tak heran kalau banyak sekali makanan dan minuman sehat yang bermunculan. Apalagi makanan dan minuman yang sifatnya membakar lemak; bisa jadi alternatif penurun berat badan.
ADVERTISEMENT
Ada beberapa bahan minuman yang katanya bisa mendekatkan dirimu dengan goal berat badan ideal. Misalnya saja, teh hijau, matcha, dan kopi hijau. Bagi kamu yang sering cari tahu soal gaya hidup sehat, tentu familier dengan ketiganya.
Namun, dari teh hijau, matcha, dan green coffee mana yang lebih baik? Hmm, sebenarnya yang lebih tepat adalah: mana yang lebih cocok untuk kamu. Sebelum menentukannya, mari lihat perbedaan ketiga minuman tersebut:
1. Teh hijau
Ilustrasi teh hijau
Ilustrasi teh hijau Foto: Shutter Stock
Teh yang berasal dari tumbuhan Camellia sinensis ini sangat disarankan untuk dikonsumsi beberapa saat sebelum mulai olahraga. Tak cuma dapat meningkatkan energi, kafein pada teh hijau juga dapat membakar lebih banyak lemak pada tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau juga bisa menurunkan berat badan. Enggak heran, banyak yang memilih minuman ini dalam diet mereka.
ADVERTISEMENT
Meski teh hijau merupakan minuman sehat, namun bukan berarti kita dapat mengkonsumsinya secara berlebihan. Berdasarkan keterangan dari pusat kesehatan Universitas Maryland, jumlah konsumsi teh hijau yang disarankan setiap harinya adalah dua hingga tiga cangkir saja, atau setara dengan 100 hingga 750 miligram.
2. Kopi hijau
Biji kopi hijau membantu diet (COV)
Biji kopi hijau membantu diet Foto: Pixabay
Dilansir WebMD, penelitian menyebut konsumsi ekstrak kopi hijau lima kali dalam sehari selama 8-12 pekan terbukti menurunkan berat badan 2,5 hingga 3,7 kg. Beberapa orang menjelaskan: minum kopi hijau, perutnya lebih cepat penuh sehingga menekan nafsu makan.
Pada dasarnya, kopi hijau adalah biji kopi yang tidak dipanggang. Ketika biji kopi dipanggang, mereka melepaskan asam klorogenat yang ada di dalamnya. Asam ini membantu dalam banyak hal; seperti meningkatkan metabolisme, menurunkan gula dan tekanan darah, serta membantu membakar lemak. Kopi hijau ini bisa jadi alternati penurun berat badan.
ADVERTISEMENT
3. Matcha
Matcha ala Honu
Matcha ala Honu Foto: Toshiko/Kumparan
Matcha juga dihasilkan dari tanaman Camellia sinensis. Perbedaan utama antara matcha dan teh hijau adalah bahwa teh matcha berbentuk bubuk. Daun teh hijau ini ditumbuk menjadi bubuk halus, sehingga menghasilkan versi teh hijau yang pekat.
Kamu juga tidak perlu menyeduhnya selama beberapa waktu. Masukkan bubuk ke cangkir dan tambahkan air panas. Kamu tinggal menambahkannya ke minuman susu, jus, smoothie atau apa pun.
Dikutip dari Times of India, matcha punya nilai gizi dan antioksidan yang lebih besar. Kamu harus minum tiga cangkir teh hijau untuk menyandingkan manfaatnya dengan satu cangkir match.
Selain itu, kafeinnya juga lebih tinggi. Matcha mengandung 68 mg kafein, sementara teh hijau hanya memiliki 32 mg. Kafein sangat membantu untuk meningkatkan metabolisme dan daya tahan fisik tubuh kita.
ADVERTISEMENT
Lantas mana yang terbaik dari ketiganya?
Sebagai catatan: ketiganya membantu kita untuk membakar lemak, memperlambat penuaan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Sayangnya, manfaat ini tidak akan maksimal kalau kamu tidak melakukan aktivitas fisiknya. Ambillah satu dari ketiga minuman hijau penurun berat badan ini dan mulailah berolahraga. Itu yang terpenting.