Kumparan Logo

5 Makanan yang Memiliki Sifat Antikanker, Brokoli Cegah Risiko Kanker Payudara!

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi deteksi dini kanker. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi deteksi dini kanker. Foto: Shutter Stock

Memilih makanan berdasarkan kandungan sepatutnya memang kita terapkan dalam pola makan sehari-hari. Dengan begitu, kita dapat mengetahui mana nutrisi yang tubuh butuhkan guna mencegah dari serangan berbagai penyakit. Terlebih di masa sekarang, banyaknya makanan instan yang tinggi zat aditif bisa membuat tubuh semakin rentan terhadap paparan penyakit.

Nah, kadang kala makanan seperti itu juga memicu tumbuhnya sel-sel berbahaya seperti sel kanker. Tentunya, kita tak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Perlu kamu ketahui pula, kanker termasuk satu dari banyaknya penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini pun mampu menyerang berbagai bagian di tubuh.

Untuk mencegahnya kita pun perlu membiasakan diri untuk mengonsumsi asupan tinggi flavonoid dan makanan yang bersifat antikanker. Ya, beberapa makanan memiliki sifat tersebut. Lantas apa saja pilihan makanan sehat yang memiliki sifat antikanker? Yuk, coba cek daftar berikut ini.

1. Brokoli

Ilustrasi brokoli salmon saus tiram. Foto: Shutter Stock

Brokoli merupakan sumber sulforaphane yang bersifat antikanker. Penelitian Clinical Cancer Research 2010 menjelaskan kalau senyawa tanaman tersebut mengurangi jumlah sel kanker payudara sebanyak 75 persen.

Oleh karena itu, anjuran untuk mengonsumsi brokoli secara rutin sebaiknya mulai kita lakukan betul. Membiasakan tubuh menerima asupan brokoli memberi manfaat makanan luar biasa sekaligus menjadi investasi kesehatan di masa depan.

2. Apel

Ilustrasi Apel Gala Foto: Shutterstock/PosiNote

Buah apel termasuk dalam jenis buah-buahan super. Tidak mengherankan orang-orang kerap memasukkan apel ke dalam konsumsi buah sehari-hari atau menjadi camilan saat diet.

Anggapan itu pun terbukti benar, sebab beberapa penelitian banyak yang mengkaji manfaat apel bagi kesehatan. Salah satunya, buah kriuk nan manis satu ini ampuh mencegah risiko kanker karena kandungan flavonoid. Dalam International Journal of Epidemiology 2017, menyebutkan makanan kaya flavonoid umumnya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

3. Kacang-kacangan

Ilustrasi Kacang-kacangan Foto: Shutterstock/Liliya Kandrashevich

Beberapa penelitian telah menemukan kandungan kacang terhadap penyakit kanker. Salah satu studi yang melakukan hal tersebut, adalah British Journal of Nutrition tahun 2015. Para peneliti mengamati pola makan 19.386 orang yang banyak mengonsumsi kacang. Dari pola konsumsi tersebut dinyatakan bahwa kacang dapat menurunkan risiko kematian akibat kanker.

Mengutip Healthline, kacang-kacangan memang dikenal sebagai camilan yang bagus guna mengurangi penyakit mematikan. Seperti kacang brasil yang kaya selenium, kandungan tersebut pada studi Plos One 2011 menyatakan bisa melindungi paru-paru dari sel kanker.

4. Terong Belanda

Ilustrasi terong belanda Foto: dok.shutterstock

Selanjutnya, The Malaysian Journal of Medical Sciences 2017 meneliti komposisi terong belanda yang baik bagi tubuh. Mereka menemukan bahwa makanan satu ini memiliki kandungan antioksidan dan flavonoid. Melalui kedua kandungan itu dipercaya terong belanda bisa menangkal radikal bebas yang menjadi faktor utama penyakit kanker.

5. Ikan kaya lemak baik

Ilustrasi sate salmon. Foto: Shutterstock

Bukan rahasia lagi, kalau ikan adalah makanan laut tersehat. Ya, ini benar adanya, mengutip Medical News Today kandungan lemak baik serta omega-3 ikan seperti salmon, mackerel, maupun anchovy mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh.

Studi Plos One berjudul ‘Consumption of Fish Products across the Lifespan and Prostate Cancer Risk’ tahun 2013, juga menyebutkan minyak ikan pun ampuh dalam mengobati kanker. Seseorang yang rutin konsumsi ikan ataupun minyaknya kemungkinan besar mencegah tubuh dari gejala kanker prostat.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed