Kumparan Logo

5 Tanda Sebaiknya Makanan Beku Tidak Lagi Kamu Konsumsi

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
makanan beku Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
makanan beku Foto: Shutterstock

Kebanyakan orang menganggap menyimpan makanan dalam freezer adalah pilihan terbaik untuk menjaganya tetap awet. Hal tersebut tidaklah salah, kamu memang perlu memanfaatkan freezer untuk menyimpan makanan.

“Ini adalah alat dapur penting yang tidak hanya membuat makanan bertahan lebih lama, tetapi juga membuat hidupmu lebih mudah," kata Jamie Palafox, chef evaluator senior di Sekolah Seni Kuliner Auguste Escoffier di Los Angeles, California, dikutip dari Eat This.

"Memahami freezer dapat membantu kamu menghemat waktu dalam persiapan makan, mengurangi limbah makanan, dan memberi makanan rasa yang lebih enak jika kamu menggunakannya dengan bijak,” tambahnya.

Namun, tidak semua orang memanfaatkan fungsi alat ini dengan benar. Sebagai pemula, kamu perlu tahu cara membedakan makanan yang masih layak atau tidak untuk dikonsumsi, terutama bila sudah tersimpan lama. Berikut 5 tanda sebaiknya kamu tak lagi mengonsumsi makanan beku dalam freezer.

1. Terlalu sedikit atau terlalu banyak ruang udara

Ilustrasi menyimpan makanan dalam freezer Foto: Shutter Stock

Pemilihan bungkus atau wadah ketika membekukan makanan merupakan hal yang penting. Untuk makanan padat sebaiknya simpan dalam wadah tertutup rapat. Sedangkan makanan bungkusan seperti roti atau keju, dapat disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah bau.

Selain itu, bahan-bahan cair, ketika dibekukan akan mengembang, jadi pastikan gunakan wadah dengan sedikit ruang tambahan.

Pembeku berfungsi dengan baik dalam mengawetkan makanan, tapi ada baiknya meluangkan waktu sejenak untuk memeriksa bagaimana kemasannya sebelum kamu membekukannya," ungkap Lam.

2. Warnanya sudah berubah

Simpan daging sapi dalam wadah tertutup untuk mencegah kontaminasi bakteri Foto: Pixabay

Jika warna makanan beku sudah berubah, maka kamu perlu mempertimbangkan untuk membuangnya. “Protein berubah warna (misalnya salmon berubah menjadi keabu-abuan), sayuran menjadi kusam atau layu, atau muncul bau tidak sedap adalah pertanda bahwa ada sesuatu yang salah dalam makanan," kata Jamie.

3. Terdapat banyak kristal es

Ilustrasi makanan di dalam freezer. Foto: Shutter Stock

Makanan beku yang aman dapat betahan selama beberapa bulan, tetapi tidak berarti akan terasa enak selama itu. Makanan yang berada di freezer biasanya tertutupi kristal es, dan secara alami mengering. Semakin lama kamu menyimpan makanan dalam freezer, jumlah kristal es yang terbentuk juga bisa bertambah.

“Lapisan kristal es terbuat dari air yang sebelumnya ada di makanan. Kristal es ini dapat sangat merusak dinding sel dalam makanan beku. Untuk meminimalkan kerusakan makanan, pastikan jumlah kristal es sedikit dengan membekukan makanan secepat mungkin," sarannya.

4. Terpapar udara panas setelah pembekuan

Jangan mencairkan daging sapi dengan air Foto: Pixabay

Setelah mengeluarkan makanan beku pastikan kamu langsung memasaknya. Jangan membiarkan makanan terpapar suhu ruang terlalu lama, apalagi membolak-baliknya menyimpan dalam kulkas.

5. Memiliki bau aneh setelah cair

Ilustrasi mencairkan daging ayam beku Foto: dok.shutterstock

Tips terakhir, jika setelah makanan cair, maka periksa kesegaran bahan. Bila tercium bau yang tidak biasa dapat menjadi tanda bahan bahan tersebut sudah tidak baik untuk dikonsumsi. Lam mengatakan, bau tak sedap memang belum tentu menandakan makanan tersebut berbahaya, tapi kemungkinan besar rasanya akan tak enak.

Reporter: Natashia Loi

embed from external kumparan