Kumparan Logo

6 Jenis Kacang Paling Sehat untuk Dijadikan Camilan

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kacang-kacangan Foto: Shutterstock/Liliya Kandrashevich
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kacang-kacangan Foto: Shutterstock/Liliya Kandrashevich

Kacang biasanya dipilih untuk dijadikan camilan sehat, karena kandungan lemak yang baik untuk tubuh. Tak hanya lemak sehat, sebutir kacang mengandung beragam gizi; seperti protein, vitamin, hingga mineral.

Banyak penelitian menyebut, kalau kacang bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan. Terutama dalam hal mengurangi risiko penyakit jantung.

Sayangnya, tak semua jenis kacang punya manfaat kesehatan yang sama. Pada artikel ini, kumparan akan merangkum enam jenis kacang paling sehat untuk dijadikan camilan. Apa saja?

1. Almond

Bila ingin ASI perah Anda melimpah, coba konsumsi kacang almond Foto: Shutterstock

Urutan kacang paling sehat yang ada di posisi pertama adalah almond. Hal ini karena almond mengandung sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Menurut data yang dirilis Nutrition Data, satu porsi almond (dengan berat 28 gram) mengandung; 161 kalori, 14 gram lemak, 6 gram protein, 6 gram karbohidrat. 3,5 gram serat, vitamin E, hingga magnesium.

Karena kandungan vitamin dan mineral itulah, sejumlah penelitian menyebut kalau almond adalah salah satu jenis kacang yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Sedangkan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American College of Nutrition, menyebut bahwa mengkonsumsi almond bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin bagi orang dengan kondisi pra-diabetes.

2. Pistachio

Kacang pistachio Foto: Pixabay

Pistachio adalah jenis kacang-kacangan yang biasa digunakan untuk isian pie, biskuit, es krim, hingga kue. Sama seperti almond, pistachio juga kaya akan vitamin, mineral, dan protein yang baik untuk tubuh.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American College of Nutrition menyebut, bahwa mengkonsumsi dua hingga tiga ons pistachio per hari bisa meningkatkan kadar lemak baik (HDL) dalam tubuh.

Sedangkan studi lain menyebut, pistachio bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap normal sehabis mengkonsumsi karbohidrat seperti nasi atau roti.

3. Kenari

Kacang Kenari. Foto: Shutterstock

Jenis kacang sehat yang ada di posisi ketiga adalah kenari. Disebut demikian, karena kenari atau walnut mengandung sejumlah protein, tembaga, dan magnesium.

Tak hanya itu, kenari juga merupakan jenis kacang dengan asam lemak omega-3 nabati yang bisa memangkas peradangan, dan mengurangi risiko berbagai penyakit.

Beberapa penelitian juga menyebut, bahwa kacang kenari secara signifikan bisa mengurangi kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

4. Kacang mede

Kacang mede Foto: Pixabay

Di antara jenis kacang yang ada, kacang mede merupakan salah satu kacang yang mudah ditemui di Indonesia. Selain itu, jenis kacang ini juga kerap dijadikan topping pada beragam hidangan lezat.

Menurut data yang dirilis Nutrition Data, satu porsi kacang mede (dengan berat 28 gram) mengandung; 155 kalori, 12 gram lemak, 5 gram protein, 9 gram karbohidrat, 1 gram serat, vitamin E, dan magnesium.

Selain itu, kacang mede juga mengandung zat antioksidan yang bisa membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, dan mengurangi risiko penyakit kronis.

5. Macadamia

Ilustrasi kacang macadamia Foto: dok.shutterstock

Macadamia ini juga masuk ke dalam deretan jenis kacang yang sehat untuk dijadikan camilan. Hal ini karena kandungan lemak tak jenuh tunggal yang ada di dalamnya sering dikaitkan dengan kesehatan jantung.

Sejumlah penelitian menyebut, mengkonsumsi macadamia bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) pada mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Sedangkan penelitian lain menyebut, bahwa macadamia bisa mengurangi faktor risiko penyakit jantung hingga peradangan.

6. Kacang brasil

Ilustrasi Kacang Brasil Foto: Shutterstock/Africa Studio

Meski tak begitu familier di Indonesia, ternyata jenis kacang ini juga sangat sehat jika dijadikan camilan. Hal ini karena kandungan selenium --sejenis mineral yang memproduksi hormon tiroid, dan penting untuk fungsi antioksidan sebagai pelindung dari kanker.

Studi lain juga menyebut, bahwa mengkonsumsi kacang brasil bisa bantu memperbaiki kadar kolesterol. Kacang brasil biasanya berukuran besar, sehingga kamu cukup mengkonsumsinya dua hingga tiga buah per hari.

kumparan post embed