Bikin Susah Makan, Temuan Magnet Gigi Ini Bisa Bantu Melancarkan Program Diet
·waktu baca 2 menit

Terlepas dari pola makan khusus guna menurunkan berat badan. Ternyata, tak jarang ditemukan alat bantu yang mendukung program diet. Alat bantu tersebut bukanlah berfungsi sebagai peralatan olahraga, melainkan menahan nafsu makan.
Di belahan negara Selandia Baru, penggunaan magnet gigi berukuran tebal sedang marak di kalangan masyarakat. Diketahui perangkat intra-oral atau magnet gigi ini dinamakan dental slim care. Biasanya, orang-orang akan memakainya pada bagian gigi belakang atas dan bawah.
Mengutip World of Buzz, magnet gigi bertujuan membuat penggunanya jadi tak nafsu makan. Lantaran, pemakaian magnet khusus itu hanya membuat mulut dapat terbuka sekitar 2 mm saja. Sehingga, cukup membatasi mereka ketika menyuap makanan ke dalam mulut. Eits, tapi tenang, mereka masih bisa berbicara dan bernapas secara normal meski sedang memakai magnet.
Magnet dental slim care masih tergolong penemuan terbaru. University of Otago, baru saja meluncurkan produk itu secara resmi pada 6 Juli lalu.
Walau menarik, para peneliti dan perancang magnet gigi mengingatkan, bukan berarti jika memakai magnet ini berat badan akan langsung turun drastis. Perlu diketahui pula, bahwa magnet bukan alat penurun berat badan jangka panjang.
Tidak hanya membantu proses diet, magnet ini juga melancarkan proses menstruasi. Setidaknya, menggunakan magnet gigi selama dua sampai tiga minggu. Begitu magnet dilepas, dipercaya kalau menstruasi dapat lebih lancar.
Ketika menstruasi lancar, kadang kala dapat dipengaruhi oleh pola makan yang benar. Sehingga, adanya magnet membuat kebiasaan makan tidak jadi sembarangan. Sebab, magnet membuat nafsu makan turun, oleh karenanya makanan yang masuk bisa lebih dikontrol; mana yang bernutrisi dan tidak.
Profesor Paul Brunton, peneliti sekaligus wakil rektor Universitas Otago menjelaskan kalau magnet adalah perangkat aman dan efektif guna menjaga asupan. Meski memang penggunaan ini tak bisa sembarang, yakni harus dibantu oleh dokter gigi. Magnet juga dirancang sederhana agar pengguna bisa melepasnya sendiri bila dalam keadaan darurat.
“Magnet benar-benar membantu proses diet sejak awal. Seringkali orang-orang yang berat badannya sudah turun, tidak patuh dan lengah akan kebiasaan makan rendah kalorinya. Untungnya, magnet gigi membangun kebiasaan baru yang membantu mereka agar tetap menjaga asupan,” kata Brunton.
Keuntungan lainnya dari magnet gigi adalah mencegah obesitas. Brunton mengungkapkan, sekitar 1,9 miliar orang dewasa kelebihan berat badan. Sementara, 650 juta lainnya mengalami obesitas. Penyakit satu ini mengancam nyawa manusia setiap tahunnya, ada sekitar 2,8 juta jiwa meninggal akibat obesitas.
Magnet gigi tampaknya benar-benar bisa mendukung seseorang berkomitmen dalam menjalankan program diet. Kebanyakan dari mereka akan berencana melakukan diet, namun jarang ada yang bisa bertahan sampai akhir. Saat mereka merasa tak tahan menjalaninya lagi, kerap muncul rasa kurang percaya diri.
Karena itulah magnet gigi ini dibutuhkan. Menurut Brunton, orang-orang itu perlu berkomitmen tinggi dan harus berani berjuang. “Banyak yang harus dihadapi saat tubuh menjalankan diet. Ada jutaan orang yang ingin menurunkan berat badannya. Lalu, magnet gigi ini hadir. Perangkat itu sesungguhnya telah membantu orang-orang memiliki pola makan yang lebih sehat, juga mendukung proses diet mereka. Magnet gigi benar membantu banyak orang,” tutup Brunton.
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya
