kumparan
13 Juli 2019 19:33

Di Balik Dapur, Makan Siang Jokowi-Prabowo

Pertemuan Jokowi dan Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo saat makan siang bersama di fX Sudirman, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Suasana FX Sudirman sudah tak terlalu ramai pada Sabtu (13/7). Namun, tempat duduk di Sate Khas Senayan masih belum ditata rapi. Maklum, baru saja Presiden Jokowi dan capres nomor urut 02 Prabowo bertandang untuk makan siang; sekitar pukul 10.50.
ADVERTISEMENT
Dikutip kumparanNEWS Jokowi dan Prabowo duduk semeja. Sate dan es kelapa menjadi menu makan siang keduanya. Sambil menikmati hidangan, keduanya pun berbincang dengan sejumlah tokoh TKN dan BPN.
kumparan mampir menemui seorang pramusaji yang membereskan tempat paska makan siang tersebut. Kami pun diantar untuk bertemu Adi, Area Manager Sate Khas Senayan.
Jokowi bertemu Prabowo, makan siang bersama
Joko Widodo dan Prabowo Subianto makan siang bersama di FX Sudirman. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
“Sudah dihubungi dari H-2. Kemarin disiapkan semuanya. Jumlahnya 200 dengan semua yang ikut pertemuan itu,” ungkapnya kepada kami.
Adi menungkap kalau menu yang disajikan untuk Jokowi dan Prabowo adalah sate kambing (Rp 90 ribu), sate ayam (Rp 61 ribu), dan pecel madiun (Rp 30 ribu).
“Kuenya ada cenil, ongol-ongol, dan mendut. Minumnya teh tawar dan es kelapa batok, kayak di pantai,” jelasnya lebih lanjut.
Jokowi bertemu Prabowo, makan siang bersama
Joko Widodo dan Prabowo Subianto makan siang bersama di FX Sudirman. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Keduanya makan bersama sejumlah tokoh TKN dan BPN. Rupanya untuk tamu undangan lain, menunya agak beda.
ADVERTISEMENT
“Yang lain makan nasi kuning campur dan nasi langgi. Kalau Pak Jokowi kan tidak makan itu,” tambahnya.
Jokowi bertemu Prabowo, makan siang bersama
Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat makan siang bersama di FX Sudirman. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Menyediakan makanan untuk pertemuan pertama Jokowi dan Prabowo paska Pemilu 2019 memang terasa sangat spesial. Kendati demikian, Adi mengungkap kalau tidak ada penyajian yang spesial. Semuanya sama dengan menu yang disajikan untuk pelanggan.
“Tidak ada spesialisasi menu. Hanya saja, semua dicek dulu oleh staff beliau,” tutupnya.