Kumparan Logo

Kaya Nutrisi, Ini 7 Manfaat Daun Bawang untuk Kesehatan

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Daun bawang Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Daun bawang Foto: Shutter Stock

Daun bawang kerap dijadikan sebagai pelengkap masakan. Aromanya yang khas mampu meningkatkan kenikmatan suatu hidangan.

Biasanya, daun bawang jadi topping untuk hidangan berkuah seperti bakso, sup, atau mi ayam. Tak hanya sebagai penyedap, rupanya daun bawang juga kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, lho.

Kira-kira, manfaat kesehatan apa saja yang dimiliki oleh sayuran ini? Berikut telah kumparan rangkum tujuh manfaat daun bawang untuk kesehatan:

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Daun bawang Foto: Pixabay

Daun bawang memiliki kandungan serat larut yang tinggi, serta kaya akan prebiotik. Kombinasi keduanya berfungsi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

Prebiotik akan menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA) yang bisa mengurangi inflamasi dan memperkuat kesehatan pencernaan. Selain itu, asupan prebiotik juga bisa meningkatkan penyerapan nutrisi tubuh.

2. Menyehatkan rambut

Daun bawang Foto: Pixabay

Daun bawang mengandung berbagai mineral mulai dari mangan, besi, vitamin C, dan folat. Konsumsi daun bawang secara rutin mampu meningkatkan kesehatan rambut.

Daun bawang kaya akan besi sehingga mampu membantu pertumbuhan folikel rambut. Sayuran berlendir ini juga kaya vitamin C, yang bisa meningkatkan penyerapan besi pada tubuh, sehingga dapat mencegah kerontokan rambut.

3. Baik untuk kesehatan tulang

Daun bawang Foto: Shutter Stock

Kandungan vitamin K yang tinggi pada daun bawang akan mengaktifkan osteocalcin, jenis protein yang penting untuk kesehatan tulang.

Satu cangkir daun bawang mengandung setidaknya 42 mikrogram vitamin K. Jumlah tersebut mampu memenuhi 47 persen kebutuhan vitamin harian perempuan dan 34 persen kebutuhan harian laki-laki.

4. Menjaga kesehatan jantung

Daun bawang Foto: Pixabay

Manfaat daun bawang lainnya adalah adanya komponen yang bisa menurunkan inflamasi serta melindungi kesehatan jantung.

Menurut studi tahun 2011 berjudul A Review on The Dietary Flavonoid Kaempferol, komponen kaempferol pada daun bawang mampu menurunkan risiko serangan jantung atau kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung.

5. Antikanker

Ilustrasi daun bawang

Selain bisa menjaga kesehatan jantung, komponen kaempferol pada daun bawang juga dapat melawan beberapa jenis kanker. Dilansir Healthline, kaempferol ini dapat mengurangi inflamasi, membunuh sel kanker, dan mencegah penyebaran sel kanker.

Tak hanya itu daun bawang juga kaya akan allicin, komponen sulfur yang juga berperan sebagai antikanker. Sebuah penelitian pada tahun 2011 yang dipublikasikan dalam jurnal PubMed menunjukkan, orang yang mengkonsumsi daun bawang secara rutin memiliki peluang kanker pencernaan 46 persen lebih rendah.

6. Melindungi pembuluh darah

Daun bawang Foto: Pixabay

Daun bawang mengandung flavonoid dan kaempferol yang bisa melindungi pembuluh darah dari radikal bebas. Komponen kaempferol akan menstimulasi produksi nitric oxide.

Nitric oxide tersebut akan membuat pembuluh darah beristirahat dan mengurangi risiko hipertensi. Selain itu, daun bawang juga kaya akan vitamin K yang bermanfaat bagi seluruh jaringan tubuh.

7. Menjaga kadar kolesterol sehat

Daun bawang Foto: Pixabay

Serat punya peran penting dalam mengurangi kadar kolesterol dengan cara memperlancar pergerakan usus. Ia juga bisa membantu mengeluarkan kolesterol berlebih dalam tubuh dan mengurangi produksi kolesterol di organ hati.

Daun bawang juga mengandung komponen antiseptik yang membantu tubuh melawan infeksi. Dengan demikian, daun bawang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Manfaat daun bawang lainnya juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

embed from external kumparan