Kaya Serat dan Antioksidan, 7 Manfaat Mengkonsumsi Tomat

21 Mei 2018 9:08 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tomat (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Tomat (Foto: Thinkstock)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Dari beragam jenis sayuran yang ada, tomat merupakan salah satu jenis sayuran yang kerap dipilih sebagai menu santapan sehari-hari. Tak hanya dapat membuat cita rasa makanan menjadi lezat, sayuran berwarna merah cerah ini juga memiliki sejumlah nutrisi yang diperlukan tubuh.
ADVERTISEMENT
Kandungan kalorinya yang rendah membuat tomat menjadi sayuran yang baik untuk menurunkan berat badan. Tak hanya itu, masih banyak manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dengan mengkonsumsi tomat secara rutin. Lantas, apa saja manfaatnya? Yuk simak ulasannya di bawah ini:
1. Rendah kalori
Tomat (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tomat (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Tomat merupakan salah satu sayuran yang minim akan kalori. Satu buah tomat berukuran kecil hanya memiliki sekitar 16 kalori, sehingga sangat bagus dijadikan sebagai menu santapan saat berdiet.
2. Kaya akan serat
Tomat (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Tomat (Foto: Pixabay)
Secangkir tomat mengandung 2 gram serat tidak larut dan 0,2 gram serat larut. Kedua serat tersebut sangat baik untuk membantu menurunkan berat badan. Serat larut yang ada dalam tomat akan berubah menjadi gel di usus besar, sehingga akan memaksimalkan produktivitas bakteri baik dalam usus.
ADVERTISEMENT
3. Meningkatkan metabolisme
com-Tomat (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
com-Tomat (Foto: Thinkstock)
Mengkonsumsi jus tomat secara rutin dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Sebuah penelitian mengungkapkan, jus tomat dapat meningkatkan produktivitas sel imun, meminimalisir penyakit, dan juga mengurangi kadar kolesterol menumpuk dalam tubuh.
4. Mengontrol indeks glikemik tubuh
Ilustrasi tomat. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tomat. (Foto: Thinkstock)
Tomat memiliki nilai indeks glikemik sebesar 38, yang terhitung lebih rendah dibandingkan dengan aneka jenis sayur dan buah lainnya. Semakin rendah nilai indeks glikemik makanan, maka akan semakin minim pula risiko tubuh terserang penyakit.
5. Kaya akan antioksidan
Masker tomat  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Masker tomat (Foto: Thinkstock)
Tomat diperkaya dengan likopen dan antioksidan yang melimpah. Kedua zat ini dapat membantu menghancurkan radikal bebas pemicu penyakit. Bukan itu saja, tomat juga berkhasiat untuk mengurangi stres oksidatif dalam tubuh, sehingga akan mempercepat proses penurunan berat badan.
ADVERTISEMENT
6. Bersifat antiinflamasi
ilustrasi tomat (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi tomat (Foto: Thinkstock)
Kandungan likopen dan antioksidan yang ada dalam tomat juga dapat dimanfaatkan untuk menghambat kerusakan sel tubuh, sehingga dapat mengurangi peradangan. Secara tidak langsung peradangan dapat memengaruhi kenaikan berat badan, dan tomat dapat meminimalisir gejala radang tersebut.
7. Meningkatkan kolesterol baik
Ilustrasi tomat ceri. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tomat ceri. (Foto: Thinkstock)
Dilansir Boldsky, mengkonsumsi tomat secara teratur juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Peningkatan produksi kolesterol baik tersebut dapat membantu penurunan berat badan dan juga mencegah risiko penyakit kardiovaskular seperti diabetes, stroke dan gagal jantung.