Kumparan Logo

Mau Rp 350 Juta dari NASA? Carilah Cara Memberi Makan Astronaut di Luar Angkasa

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi astronaut. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi astronaut. Foto: Shutter Stock

NASA tampaknya berharap seseorang di luar sana membantu mereka untuk menemukan cara terbaik memberi makan astronaut, saat berada dalam misi panjang di luar angkasa.

Mengutip Food and Wine, NASA, Badan Antariksa Kanada (CSA), dan Kantor Dewan Penasihat (PCO) baru-baru ini berkolaborasi membuat "The Deep Space Food Challenge" —sebuah kompetisi yang diharapkan dapat menyediakan "teknologi atau sistem pangan baru yang membutuhkan input atau usaha minimal, namun menghasilkan output atau hasil yang maksimal seperti makanan yang aman, bergizi, dan enak untuk misi luar angkasa jangka panjang.”

X post embed

Sederhananya, mereka mencari makanan luar angkasa yang mudah disiapkan, belum dikeringkan, dan tidak disajikan dalam kantong foil kecil seperti pada umumnya.

"NASA memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang ini, tetapi kami tahu bahwa teknologi dan ide (juga) ada di luar perusahaan tersebut," ungkap Grace Douglas, ilmuwan utama NASA untuk teknologi pangan di Johnson Space Center. "Meningkatkan kesadaran akan membantu kami menjangkau orang-orang dalam berbagai ilmu yang mungkin memegang kunci untuk mengembangkan teknologi baru ini."

X post embed

Grace telah meneliti dan menulis tentang tantangan yang biasa dihadapi astronaut —antara lain "kebosanan terhadap makanan" hingga keterbatasan jumlah air panas yang untuk rehidrasi makanan saat perjalanan luar angkasa panjang.

Meskipun buah-buahan dan sayuran segar telah berhasil dikirimkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (yang menurut awak kapal memberikan manfaat psikologis yang mendalam), hal itu tidak mungkin dilakukan ketika NASA mengirim awak ke Mars.

Astronaut Amerika dan Insinyur Penerbangan Ekspedisi 64, Kate Rubins, memanen lobak di stasiun luar angkasa NASA. Foto: Dok.NASA

Jadi, muncullah kompetisi “The Deep Space Food Challenge” ini. NASA sedang mencoba menemukan teknologi produksi baru yang bisa menghasilkan makanan, cocok untuk "lingkungan pesawat ruang angkasa" —yang tidak menambah berat pesawat, tidak menghasilkan limbah yang berlebihan, dan memiliki rasa yang cukup enak untuk dinikmati setiap hari.

Dalami situs web, NASA mengatakan bahwa mereka secara khusus mencari metode produksi makanan yang dapat memberi makan empat awak astronaut selama misi perjalanan pulang pergi tiga tahun. Tidak hanya itu, mereka juga ingin teknologi produksi ini berfungsi di Bumi, memberikan opsi makanan untuk daerah terpencil yang kesusahan.

Jika tertarik, maka kamu dapat membentuk tim untuk kompetisi ini dan mendaftar di laman web Challenge sebelum 28 Mei —dan menyerahkan konsep tahap 1 selambat-lambatnya tanggal 30 Juli.

NASA juga akan memberikan USD 25 ribu (sekitar Rp 350 juta) kepada 20 tim teratas, dan kelompok tersebut akan mendapat undangan langsung untuk terus mengembangkan gagasan mereka di tahap 2. Jadi, tunggu apa lagi?

Reporter: Natashia Loi

kumparan post embed