Minum 3 Gelas Kopi Setiap Hari Bisa Mengecilkan Payudara?

Ukuran payudara setiap orang memang berbeda-beda, namun, minuman sehari-hari yang kita konsumsi yakni kopi, ternyata dapat memengaruhi ukurannya, lho! Hal ini semakin banyak diketahui setelah unggahan di TikTok mengungkapkan hal tersebut.
Tetapi, apakah benar kopi dapat mempengaruhi ukuran atau mengecilkan payudara? Lewat akun TikTok @dr.angelia pun menjelaskan pengaruh kopi terhadap ukuran payudara perempuan.
"Satu penelitian dilakukan di Lund University menunjukkan sebuah fakta bahwa wanita yang teratur minum kopi dan juga makanan berkafein memiliki risiko kehilangan volume payudara," jelas dr. Angelia Christiani caption dalam video viral itu.
Berdasarkan penelitian ini, dr. Angelia mengungkapkan kalau perempuan yang minum lebih dari 3 gelas kopi setiap hari memiliki ukuran payudara yang kecil. Hal ini akibat interaksi gen dengan minuman kafein —yang akhirnya mengakibatkan perubahan ukuran payudara.
Rupanya, ungkapan mengenai penelitian tersebut memang benar adanya. Mengutip The Daily Mail, para ilmuwan telah menemukan bahwa minum 3 gelas kopi sehari sudah cukup untuk mulai membuat payudara menyusut, dengan efek yang meningkat untuk setiap gelas yang diminum.
Para peneliti melakukan survei ini pada 300 perempuan, dengan menanyakan tentang ukuran payudara mereka dan berapa gelas kopi yang mereka minum dalam sehari.
“Minum kopi bisa berdampak besar pada ukuran payudara,” ungkap Helena Jernstroem, dosen onkologi eksperimental di Lund University di Swedia. “Perempuan peminum kopi tidak perlu khawatir payudara mereka akan menyusut hingga tidak ada dalam semalam. Mereka akan menjadi lebih kecil, tetapi payudaranya tidak akan hilang begitu saja.”
“Siapa pun yang mengira bisa membedakan perempuan mana yang peminum kopi hanya dari ukuran bra mereka akan kecewa. Masalahnya adalah ada dua ukuran bra —ukuran cup dan lingkar bra, jadi kamu tidak akan tahu," tambah Helena.
Dua kopi sehari, bantu menghambat kanker payudara?
Namun, penelitian ini tidak hanya menekankan efek minum kopi pada ukuran payudara, tetapi juga efek konsumsi kafein secara teratur yang ternyata dapat membantu mengurangi risiko pengembangan kanker payudara.
Dalam penelitian terbaru mereka, para ilmuwan mengatakan bahwa efek kopi juga berdampak pada estrogen —hormon seks perempuan. Beberapa zat dalam kopi dapat mengubah metabolisme perempuan sehingga ia memperoleh keseimbangan estrogen yang lebih baik dan menurunkan potensi risiko kanker.
Tidak berhenti sampai di sana, Lund University tetap melanjutkan penelitiannya mengenai penemuan tentang efek konsumsi kopi dan kaitannya dengan kanker payudara. Mengutip laman resmi universitas tersebut, sebuah studi baru mengkonfirmasi bahwa kopi dapat membantu melindungi dari kanker payudara.
Dilakukan di Lund University dan Skåne University Hospital, serta bekerja sama dengan para peneliti di Inggris, mereka menemukan bahwa kopi dapat menghambat pertumbuhan tumor dan mengurangi risiko kambuhnya perempuan yang telah didiagnosis kanker payudara dan dirawat dengan obat tamoxifen.
“Tidak seperti penelitian sebelumnya, kami telah menggabungkan informasi tentang gaya hidup dan data klinis dari 1.090 pasien kanker payudara dengan studi tentang sel kanker payudara. Studi tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 500 wanita yang diobati dengan obat tamoxifen, mereka yang minum setidaknya 2 gelas kopi sehari hanya memiliki setengah risiko kambuh dari mereka yang minum lebih sedikit kopi atau tidak sama sekali,” ungkap peneliti peneliti Ann Rosendahl dan Helena Jernström.
Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan kalau mereka yang minum setidaknya 2 gelas kopi sehari memiliki ukuran tumor yang lebih kecil —serta proporsi tumor akibat hormon lebih rendah.
“Sel kanker payudara bereaksi terhadap zat ini (kafein dan asam caffeic) menyebabkan pembelahan sel berkurang dan kematian sel meningkat, terutama dalam kombinasi dengan obat tamoxifen. Ini menunjukkan bahwa zat ini memiliki efek pada sel kanker payudara dan mematikan jalur sinyal yang dibutuhkan sel kanker untuk tumbuh,” tambahnya.
Walaupun para peneliti telah menemukan pengaruh kopi yang memperkuat efek pengobatan dengan tamoxifen, tetapi para pasien kanker payudara masih perlu mengonsumsi obat yang diresepkan.
Reporter: Natashia Loi
