Kumparan Logo

Minyak Zaitun Palsu Banyak Dijual, Ini 5 Tips Mencari yang Asli

kumparanFOODverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Minyak zaitun. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun. (Foto: Thinkstock)

Sering mengkonsumsi minyak zaitun sebagai bahan masakan sehari-hari?

Mengandung lemak sehat yang dibutuhkan oleh tubuh, minyak zaitun memang selalu jadi pilihan utama bagi penganut pola makan sehat. Selain itu, jenis minyak yang satu ini juga dipercaya mampu mengatasi berbagai macam penyakit, terutama yang berkaitan dengan inflamasi atau peradangan.

Meski merupakan salah satu jenis minyak yang sehat dan baik bagi kesehatan, namun, tahukah kamu, ternyata banyak minyak zaitun 'palsu' yang dijual di luar sana, lho. Tak hanya kualitasnya yang lebih rendah, komposisi buah zaitun yang digunakan dalam pembuatannya juga jauh lebih rendah, bahkan ada pula yang menggantinya dengan bahan lain berharga lebih murah, seperti canola.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California di tahun 2010 bahkan menemukan bahwa sebanyak 69 persen minyak zaitun impor tidak memenuhi standar kualitas minyak zaitun extra virgin. Ironisnya, banyak merk-merk ternama yang juga ditemukan memiliki kualitas rendah. Tak sedikit minyak zaitun 'tercemar' yang dijual di bawah naungan berbagai label terkenal tersebut.

Lantas, adakah cara agar kita tak tertipu dan bisa mengkonsumsi minyak zaitun yang benar-benar asli dan sehat? Yuk, simak tipsnya seperti dilansir Oola berikut ini:

1. Letakkan di dalam kulkas

Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)

Untuk mengetahui apakah minyak zaitun yang kita konsumsi asli atau bukan, cobalah untuk menyimpannya di dalam lemari es selama beberapa saat. Kandungan lemak tak jenuh pada minyak zaitun akan merubah teksturnya menjadi kental dan membuat warnanya jadi lebih keruh bila disimpan di suhu rendah. Minyak zaiitun berkualitas tinggi bahkan akan mengeras dan membeku sepenuhnya saat didinginkan.

Walau beberapa jenis minyak lain juga memiliki karakteristik serupa, namun jika minyak yang didinginkan tidak mengental sama sekali dan tetap jernih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kualitasnya buruk dan merupakan campuran dari berbagai jenis minyak.

2. Cium baunya

Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)

Minyak zaitun yang terbuat dari buah murni akan memiliki aroma segar dan bersih. Bahkan, bila diperhatikan lebih seksama, sentuhan aroma rumput, buah, serta sayuran juga akan tercium semerbak. Sebaliknya, bila tak ada aroma apapun, dan justru yang tercium adalah bau tengik, basi, dan sedikit apek, tandanya minyak tersebut bukan terbuat dari buah zaitun murni.

Untuk mengetesnya, kamu bisa menuangnya ke dalam gelas atau cangkir, lalu letakkan di atas telapak tanganmu. Tutup sedikit bagian atas cangkir menggunakan tangan dan aduk sebentar, lalu cium aromanya.

3. Cek rasanya

Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)

Setelah mencium aromanya, jangan lupa cicipi pula rasanya untuk mengetahui kualitas dari minyak zaitun. Cicipi sesendok minyak zaitun dalam sekali seruput. Minyak zaitun murni memiliki sentuhan cita rasa rumput, buah, dan sayuran. Selain itu, terdapat pula sedikit rasa pahit, pedas merica, serta rasa mentega dalam sekali cecap.

4. Perhatikan waktu panennya

Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun (Foto: Thinkstock)

Sebelum membeli, pastikan bahwa minyak zaitun yang kamu pilih mencantumkan waktu panen dalam labelnya. Jenis minyak zaitun dengan kualitas tinggi atau premium biasanya akan menyematkan informasi tersebut pada kemasannya.

Waktu panen buah zaitun memang sangatlah penting dan menentukan kualitas dari minyak yang akan diolah, bila dibandingkan dengan kapan olahan minyak tersebut dikemas dalam botol.

5. Telan minyak

Sayur dan minyak zaitun (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Sayur dan minyak zaitun (Foto: Thinkstock)

Meski terdengar sedikit aneh, namun kualitas dari minyak zaitun juga bisa dilihat dari seberapa sering minyak tersebut membuat kita batuk-batuk saat ditenggak. Ya, jenis minyak zaitun berkualitas baik akan membuat tenggorokan terasa gatal dan memaksa kita untuk batuk bila diminum. Semakin sering kita terbatuk-batuk, semakin baik pula kualitas dari minyak zaitun.