Kumparan Logo

Susah Buang Air Besar Saat Puasa? Coba Konsumsi 7 Makanan Sehat Ini

kumparanFOODverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi buang air besar. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buang air besar. Foto: Thinkstock

Pola makan yang berubah ketika puasa terkadang membawa efek samping di tubuh; terutama pada sistem pencernaan. Kebiasaan makan yang seadanya ketika sahur karena masih disebabkan kantuk, bisa jadi salah satu penyebabnya.

Bukan cuma itu, 'balas dendam' ketika berbuka pun juga membuat kapasitas perut jadi berlebihan. Sehingga pencernaan pun harus bekerja lebih ekstra karena overload.

Tentunya kebiasaan makan seperti ini harus kamu hindari. Selain itu, perbanyak juga makan makanan kaya serat sehingga sistem pencernaan lancar. Dengan begitu kamu juga enggak akan kesulitan untuk buang air besar.

Lalu, apa saja makanan kaya serat yang bisa melindungi sistem pencernaan selama puasa? Berikut kumparan rangkum khusus buatmu.

1. Oatmeal

Oatmeal kurma untuk ibu menyusui. Foto: Shutterstock

Oatmeal menjadi salah satu menu berbuka maupun sahur yang praktis dan tentunya sehat untuk pencernaan kita. Sebab, serat beta glucan akan melepaskan hormon yang menyebabkan perut kenyang lebih lama.

Tak hanya membuat kita kenyang lebih lama, menurut penelitian jurnal US National Institutes of Health tahun 2010 menemukan serat dalam oatmeal bisa mencegah sembelit terutama pada lansia. Serat tersebut juga berperan dalam meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus.

2. Tempe

Tempe goreng, lauk pelengkap Soto Triwindu di Solo, Jawa Tengah. Foto: Selfy Momongan

Makanan fermentasi khas Indonesia ini ternyata baik, lho untuk pencernaanmu. Sebab, di dalamnya terkandung probiotik yang bertugas sebagai bakteri baik di usus. Jika jumlah probiotik dalam usus banyak, maka sistem pencernaan pun akan semakin lancar dan terhindar dari sembelit alias susah buang air besar.

3. Yoghurt

Greek yoghurt. Foto: Shutter Stock

Dilansir Foods for Better Health, mengonsumsi yoghurt sebelum tidur dapat mengurangi gejala penyakit pencernaan.

Kandungan probiotik pada yoghurt dapat membantu menjaga sistem pencernaan. Sangat mudah dicerna dan kaya akan nutrisi, membuat yoghurt cocok dijadikan camilan sehat tengah malam.

4. Kiwi

Ilustrasi kiwi. Foto: Pixabay

Buah asam-manis satu ini ternyata sangat kaya serat, lho. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvard University Health Services, secangkir buah kiwi hijau mengandung 5,4 gram serat. Enggak heran kalau serat dalam buah tropis ini dipercaya dapat menyembuhkan sembelit, wasir, serta melancarkan buang air besar.

5. Acar

Ilustrasi acar.

Siapa sangka makanan yang kerap mendampingi nasi goreng dan soto-sotoan ini ternyata bagus untuk kesehatan pencernaan. Ini karena dalam pembuatan acara ada proses fermentasi yang meningkatkan jumlah probiotik.

Tak hanya itu, cuka yang digunakan juga membantu memecah gula dan selulosa dalam makanan yang terkadang sulit dicerna oleh tubuh.

6. Buah naga

Ilustrasi Buah Naga. Foto: Shutterstock/Seksun Guntanid

Menurut penelitian dalam jurnal Food Chemistry, buah naga mengandung probiotik yang bisa mendorong pertumbuhan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan. Ini karena, buah naga membantu proses pertumbuhan dua bakteri baik di usus seperti; bakteri asam laktat dan bifidobacteria.

7. Kurma

Manfaat mengonsumsi kurma untuk pencernaan. Foto: Shutterstock

Dalam 100 gram buah favorit untuk berbuka puasa ini terkandung 7 gram serat. Kandungan serat tersebut menurut studi World Journal of Gastroenterology, dapat membantu melancarkan kerja sistem pencernaan kita. Dengan begitu, masalah pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar pun dapat terhindar.

embed from external kumparan

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.