Kumparan Logo

Tips Bikin Salmon Sehat untuk Menu Diet #dirumahaja

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ikan Salmon PTR Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ikan Salmon PTR Foto: Shutterstock

Salmon menjadi pilihan ikan favorit bagi mereka yang sedang diet. Ini karena ikan berdaging merah tersebut dipercaya rendah kalori namun kaya protein serta omega-3. Salmon juga memiliki kandungan lemak yang cukup banyak namun dinilai sehat.

Menurut USDA National Nutrient Database, salmon seberat 85 gram biasanya mengandung 175 kalori, 10,5 gram lemak, 0 gram karbohidrat, dan 18,8 gram protein. Selain itu, salmon juga diperkaya dengan 82 persen tunjangan vitamin E yang direkomendasikan, hingga 46 persen selenium yang baik untuk kesehatan kita.

Namun, dilansir Medical News Today, salmon liar dinilai lebih sehat daripada yang dibudidayakan. Itulah mengapa harga jenis ikan tersebut lebih mahal. Salmon liar juga lebih rendah kalori dan tinggi vitamin B12-nya.

Lantas, bagaimana cara menyajikan salmon yang lebih sehat?

Ilustrasi memasak salmon Foto: Shutterstock

Meski memiliki segudang nutrisi, makan ikan salmon juga dianggap sebagai sumber kolesterol. Meskipun begitu, hal tersebut tak serta merta membahayakan tubuh. Ini karena salmon tidak terlalu banyak mengandung lemak jenuh dan lemak trans dibandingkan dengan makanan berlemak lainnya.

Untuk itu, ada sedikit tips untuk kamu yang pengin menyajikan salmon agar menjadi sajian yang lebih sehat, sebagai berikut.

1. Jadikan salmon protein utama

Grilled salmon di Wolfgang's Steakhouse Jakarta Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Tips memasak salmon yang pertama adalah jadikan ikan ini sebagai sumber protein utama. Itu artinya, kamu tak perlu menambahkan makanan protein lain saat menghidangkan salmon. Dengan kata lain salmon adalah lauk utamanya.

2. Kombinasikan dengan karbohidrat

Goma salmon ala Super Grain Foto: Azalia Amadea/kumparan

Seperti data di atas, salmon mengandung 0 gram karbohidrat; baik salmon liar maupun yang dibudidayakan. Maka dari itu, kamu perlu melengkapi sendiri karbohidratnya dari sumber makanan lain. Misalnya, kamu bisa menambahkan roti gandum, pasta, atau nasi.

3. Dampingi dengan sayuran

Salmon eggs benedict. Foto: Toshiko/kumparan

Protein sudah dari salmon, lalu karbohidratnya pakai nasi, itu berarti kamu butuh salad untuk melengkapi kandungan vitamin dan mineralnya.

Ya, alih-alih kamu bikin chicken salad mending ganti dengan salmon. Pastikan juga kamu menyajikannya dengan sayuran warna-warni; karena sayuran berwarna tersebut mengandung jenis antioksidan yang lebih beragam.

Bagaimana, mudah kan menyajikan salmon jadi makanan sehat buat #dirumahaja?

embed from external kumparan

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!