Kumparan Logo

5 Berita Populer: Polisi Panggil Sherina; Alasan Meiza Gugat Cerai Eza Gionino

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petualangan Sherina 2, Sherina Munaf saat berkunjung ke kantor kumparan pada Rabu (14/9/2023). Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petualangan Sherina 2, Sherina Munaf saat berkunjung ke kantor kumparan pada Rabu (14/9/2023). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Polisi panggil Sherina untuk klarifikasi soal kucing Uya Kuya menjadi salah satu berita populer pada Senin (8/9). Selain itu, alasan Meiza gugat cerai Eza Gionino juga menjadi sorotan.

Berikut ini, kumparan telah merangkum sederet berita yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.

  1. Polisi Akan Panggil Sherina Munaf untuk Klarifikasi Temuan Kucing Milik Uya Kuya

Petualangan Sherina 2, Sherina Munaf saat berkunjung ke kantor kumparan pada Rabu (14/9/2023). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Penyidik Polres Jakarta Timur masih mendalami kasus penjarahan di rumah artis sekaligus politisi Uya Kuya. Hari ini, Senin (8/9) penyidik akan memanggil penyanyi Sherina Munaf.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal. Alfian bilang pihaknya akan meminta klarifikasi terhadap Sherina terkait dengan kucing Uya Kuya.

Sherina Munaf sebelumnya pernah mengunggah ke media sosial miliknya ketika melakukan rescue terhadap kucing peliharaan yang diduga milik Uya Kuya usai insiden penjarahan.

"Betul kita melayangkan surat klarifikasi kepada yang bersangkutan. Nantinya kita mau coba klarifikasi saja, karena itu informasinya kucing Uya Kuya. Betul tidaknya kita belum tahu, untuk tahu itu kita harus mengklarifikasi," ujar Kombes Alfian Nurrizal saat dihubungi, Senin pagi.

  1. Sherina Akan Dimintai Keterangan sebagai Saksi soal Penjarahan Rumah Uya Kuya

Sherina Munaf saat konferensi pers film Petualangan Sherina 2 di Epicentrum, Jakarta, Senin, (25/9/2023). Foto: Agus Apriyanto

Penyanyi Sherina Munaf diagendakan menjalani klarifikasi di Polres Jakarta Timur, Senin (8/9). Sherina dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus penjarahan Uya Kuya.

Hal ini dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan. "Benar (Sherina jadi saksi dari kasus penjarahan rumah Uya Kuya)," ujar Dicky dalam pesan singkat, Senin (8/9).

Sherina sendiri melakukan penyelamatan terhadap kucing Uya Kuya usai insiden penjarahan di rumahnya. Sherina mengungkap proses penyelamatan kucing tersebut di media sosialnya.

Menurut Dicky, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Sherina. Katanya, surat tersebut juga masuk dalam tahap penyidikan kasus.

Namun, hingga kini Sherina belum kunjung memberikan keterangan. Padahal, lanjut Dicky, surat panggilan sudah dilayangkan Sherina sejak awal penyelidikan perkara itu berjalan.

"Yang kami kirimkan surat panggilan tahap sidik ya. Ada tahapannya," ucap Dicky.

"Sudah dari awal perkara berjalan, yang bersangkutan belum memberikan informasi terkait kucing tersebut kepada kami," tambah Dicky.

  1. Tak Hadir, Sherina Minta Dijadwalkan Ulang buat Klarifikasi soal Kucing Uya Kuya

Petualangan Sherina 2, Sherina Munaf saat berkunjung ke kantor kumparan pada Rabu (14/9/2023). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Penyanyi Sherina diagendakan menjalani agenda klarifikasi terkait kucing milik Uya Kuya yang ia selamatkan usai insiden penjarahan rumah. Kendati demikian, Sherina tak hadir dalam pemeriksaan yang rencananya digelar pada Senin (8/9).

Hal ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan. Kata Dicky, Sherina meminta agar pemanggilan tersebut dijadwalkan ulang.

"Iya yang bersangkutan (Sherina) minta dijadwalkan lagi," tutur Dicky dalam pesan singkat kepada awak media, Senin sore.

Kendati demikian, Dicky mengaku belum tahu kapan pemanggilan tersebut akan kembali dijadwalkan.

"Untuk pastinya penyidik yang tahu," tandasnya.

  1. Abadi Nan Jaya, Film Zombie Karya Kimo Stamboel, Tayang di Netflix 23 Oktober

Kimo Stamboel ceritakan proyek film terbarunya 'Abadi Nan Jaya', dalam konferensi pers Next On Netflix 2025 di SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Film produksi Netflix Indonesia berjudul Abadi Nan Jaya akan tayang di Netflix mulai 23 Oktober mendatang. Film yang berpusat pada kisah zombie ini disutradarai oleh Kimo Stamboel.

Abadi Nan Jaya merupakan film Indonesia yang memadukan berbagai unsur budaya lokal, seperti jamu, zombie dengan ciri khas Indonesia, serta dinamika keluarga yang sering terjadi.

Naskah film ditulis oleh Kimo, Agasyah Karim, dan Khalid Kashogi, sementara Edwin Nazir bertindak sebagai produser.

"Untuk pertama kalinya saya mengarahkan film bertema zombie dan saya sangat bangga karena film ini menghadirkan elemen horor sekaligus memperkenalkan dan mengangkat budaya Indonesia ke kancah internasional," kata Kimo Stamboel lewat keterangan resmi.

"Saya percaya Netflix bisa membawa kami ke ruang bermain yang sangat excellent," lanjutnya.

  1. Pengacara Bongkar Alasan Meiza Aulia Gugat Cerai Eza Gionino

Eza Gionino dan istri, Meiza Aulia Chorita di Polres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (16/11). Foto: Maria Gabrielle P.

Pesinetron Eza Gionino digugat cerai istrinya, Meiza Aulia Coritha, di Pengadilan Agama (PA) Cibinong, pada Rabu (3/9). Gugatan cerai terdaftar melalui e-court dengan nomor perkara 5672/Pdt.G/2025/PA_CIBINONG.

Pengacara Meiza, Rendi Rumapea, membenarkan gugatan kliennya tersebut. Rendi siap mendampingi Eca, sapaan akrab kliennya, menjalani sidang cerai perdana.

"Kami sudah dapat nomor perkara per tanggal 3 September. Sidang perdana 22 September 2025," kata Rendi kepada awak media.

Rendi mengungkap, gugatan cerai ini lahir berdasarkan akumulasi masalah sejak Eca menikah dengan Eza pada 2018 lalu.

"Pada intinya, dari 7 tahun pernikahan, 2018 sampai 2025, ini bentuk akumulasi dari hubungan rumah tangga klien kami. Ups and downs, sampai akhirnya klien kami, memutuskan tahun ini adalah tahun yang tepat untuk melayangkan gugatan cerai," jelas Rendi.