Kumparan Logo

Alasan Shandy Aulia Tanggapi Serius Tingkah Oknum Perawat Penghina Anaknya

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia
zoom-in-whitePerbesar
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia

Shandy Aulia mengambil langkah serius untuk menghadapi netizen penghina anaknya. Aktris berusia 34 tahun tersebut menggandeng pengacara kondang Hotman Paris untuk mengurus permasalahan itu.

Sebelumnya, Shandy Aulia sudah mendapatkan identitas penghina anaknya di sosial media. Dari data yang ia dapatkan, oknum tersebut rupanya berporfesi sebagai perawat yang berdomisili di Manado, Sulawesi Utara.

embed from external kumparan

"Ternyata, setelah aku cek, ternyata dia itu PNS dan dia masih terdaftar di puskesmas, masih tugas, pendidikan S-1, dan sebagai perawat," ungkap Shandy Aulia ketika menjadi bintang tamu dalam program televisi Rumpi yang tayang pada Selasa (29/6).

Artis Shandy Aulia saat hadir di acara Ninja Express di kawasan Cipete, Jakarta, Rabu, (24/4). Foto: Ronny

Ibu satu anak itu amat menyayangkan apa yang diperbuat oleh netizen tersebut, mengingat latar belakangnya yang adalah seorang perawat dan berpendidikan. Shandy Aulia pun bukan lagi fokus pada penghinaan terhadap sang putri, namun lebih memikirkan bagaimana kondisi psikis masyarakat yang berkonsultasi dengan oknum perawat itu.

embed from external kumparan

"Aku enggak concern ke dia ngatain anak aku. Cuma, kebayang aja kalau dia ngelakuin itu ke orang yang sedang berkonsultasi ke puskesmas itu datang dan dia salah memberikan penyuluhan. Main bilang, 'Anak kamu begini, kamu begitu.' Itu, kan, bisa kena mental health ibu itu tanpa dia bisa menyaring. Itu yang aku concern. Makanya, concern-nya itu bukan kepada kata-kata dia," tutur istri David Herbowo itu.

Ya, Shandy Aulia menanggapi hal ini dengan serius lantaran tak mau apa yang ia terima juga terjadi pada ibu-ibu lain yang berkonsultasi dengan oknum perawat tersebut. Sebab, hal itu tentunya bisa berdampak pada psikologis seorang ibu.

embed from external kumparan

"Kalau dia judgemental, misalkan ada ibu-ibu, mungkin yang anak yang tipenya kecil gitu dibilang kurang gizi dan akan bodoh, kira-kira ibu itu gimana? Itu concern-nya," ucap Shandy Aulia.

Shandy Aulia. Foto: Munady Widjaja/kumparan

Mengenai langkah hukum yang bakal ditempuh, Shandy Aulia mengatakan telah menyerahkannya pada tim pengacara yang ia tunjuk. Kini, pihaknya sudah melayangkan somasi kepada pihak bersangkutan.

"Kita lihat aja karena sampai sekarang aku belum tahu (langkah hukum selanjutnya). Kebetulan somasi udah dikirimkan, nanti lihat aja reaksinya dari situ seperti apa," kata Shandy Aulia.

Lebih lanjut, pemain film Eiffel I'm in Love itu juga mengaku tak menutup pintu maaf. Hanya saja, yang lebih penting baginya adalah bagaimana ke depannya kondisi masyarakat yang berkonsultasi dengan oknum perawat tersebut.

"Kalau misalnya ada ibu-ibu yang bawa ke puskesmas, terus langsung di-judge, masalahnya, kan, bukan dokter anak atau bidan juga. Dokter spesialis anak aja enggak boleh sembarangan bilang, 'Anak kamu begini-begini,' sebelum benar-benar dilihat spesifik detailnya," pungkas Shandy Aulia.