Anak Renita Sukardi Diajak Masuk ke Liang Lahat

Setelah dimandikan dan disalatkan di Masjid Baiturrahim, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, jenazah pesinetron Renita Anggraeni alias Renita Sukardi langsung dibawa ke TPU Menteng Pulo, Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (10/4).
Sekitar pukul 16.30 WIB, jenazah tiba di pemakaman dengan dihadiri keluarga, dan kerabat dekat. Wajah suami Renita, Andi Hilmi Salahudin terlihat lebih tegar menerima kenyatan jika sang istri telah pergi untuk selama-lamanya.


Isak tangis dari keluarga, kerabat serta rekan sesama artis mengiringi jenazah wanita yang kerap disapa Iren saat tiba di liang lahat.
Raut wajah berbeda terlihat dari anak semata wayang Iren, Al Mufthi. Bocah berusia 5 tahun itu sepertinya tidak menyadari jika sang ibu telah tiada.
Baca Juga:
Menangis, Cut Keke Menyesal Tak Sempat Besuk Renita Sukardi
Renita Sukardi Bagikan Koleksi Tas ke Sahabat Jelang Wafat
Renita Sukardi Sebelum Meninggal: Yah, Aku Ingin Salat
Wajah polosnya tidak memperlihatkan kesedihan. Saat Al digendong dengan ayah Iren, Sukardi, untuk melihat jenazah sang ibu untuk terakhir kali. Ia digendong sang kakek dan masuk ke liang lahat untuk beberapa saat.
Lantunan ayat suci Al Quran dan doa mengiringi proses pemakaman pesinetron 'Tukang Ojek Pengkolan' (TOP) tersebut.

Iren dimakamkan di liang lahat yang sama dengan mendiang ibunya, Yemi Wigiati. Sejumlah pemain TOP yang hadir dalam proses pemakaman, tak kuasa menahan air mata ketika melihat Iren dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Sakit kanker payudara yang dialami Renita berawal pada 2014. Kala itu, tumor muncul di bagian payudaranya dan ia hanya menjalani terapi selama 2 bulan.

Setelah hilang beberapa saat, tumor itu kembali muncul dan pada 2016. Renita menjalani operasi pengangkatan salah satu payudaranya. Namun, kanker yang semula hanya ada di payudaranya, kini menyebar dan menyerang tulang hingga paru-paru Renita.
Setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih seminggu di RSCM, Jakarta Pusat, namun kondisi Renita tak kunjung membaik, hingga akhirnya pada Senin (10/4) sekitar pukul 08.19 WIB, nyawa ibu satu anak ini tak tertolong.
Renita menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 37 tahun.

