Ardina Rasti Menangis Saat Pengajian

Aktris Ardina Rasti menggelar pengajian dan siraman menjelang hari pernikahannya. Rencananya, ia dan Arie Dwi Andika menyelenggarakan pernikahan pada 20 Januari 2018 di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Bertempat di Lodge Hotel, Karanggan, Bogor, Jumat (19/1), acara pengajian dan siraman yang diselenggarakan oleh Rasti dihadiri oleh keluarga dan kerabat.
Dalam acara pengajian, perempuan 32 tahun itu menyampaikan terima kasih kepada orangtuanya. Sebab, berkat orangtuanya, Rasti bisa tumbuh menjadi sosok yang mandiri.

"Mama dan papa selalu mendorong Rasti untuk maju, memberikan pendidikan yang baik, sehingga Rasti tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dengan bekal ilmu terjun ke masyarakat," kata Rasti.
"Tentu saja itu semua tidak terlepas dari doa-doa yang dipanjatkan oleh mama dan papa. Untuk itu, izinkan lah Rasti mengucapkan terima kasih, walaupun Rasti tahu ucapan itu tidak cukup membalas semua kata-kata yang mama dan papa bisikan," lanjutnya.
Saat itu, suasana terasa penuh haru. Namun, Rasti masih terlihat tegar. Setelah itu, pemain 'Virgin : Ketika Keperawanan Dipertanyakan' tersebut melanjutkan memohon doa restu kepada kedua orangtuanya.
"Rasti mohon doa restu, ridanya mama dan papa untuk menikah dengan Ari, yang insya Allah akan menjadi pendamping hidup Rasti selanjutnya. Doakan kami berdua agar kami menjadi keluarga yang terus berjalan sesuai tuntunan agama, dan menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawadah, warahmah. Karena rida mama dan papa, maka Allah akan meridai kami berdua," tuturnya.

Rasti tak bisa menahan air matanya ketika mendengar jawaban dari sang ayah, Piet Priatno. Ibunda Rasti, Erna Santoso juga menangis ketika memberikan jawaban.
"Ya Allah, jadikanlah orang yang telah engkau pilihkan yang akan menjadi suami anakku nanti menjadi orang yang saleh. Yang akan mencintai dan menjaga serta saling menyempurnakan dalam ibadah," ucap Erna.
"Sempurnakanlah kebahagiaan anakku ini dengan menjadikan pernikahan mereka sebagai ibadah, dan bukti ketaatan kepada-Mu dan bukti cinta pada Rasul. Anugerahkan kelak kepada anak kami keturunan sehat, saleh, dan cerdas," tandas Erna.

Suasana bertambah haru, ketika Rasti melakukan sungkeman kepada ayah dan ibunya. Sambil mencium tangan dan memeluk sang ayah, terlihat Rasti berlinang air mata. Ia juga menangis saat memeluk ibu dan kakak perempuannya.
