Kumparan Logo

Cerita Ayushita yang Cinta Budaya Indonesia Sejak Kecil

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ayushita (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Ayushita (Foto: Munady Widjaja)

Bersama enam artis lainnya, Ayushita menjadi satu orang yang turut memeriahkan gelaran 'Indonesia Menari 2017' yang diselenggarakan di 3 kota besar di Indonesia, 19 November mendatang.

Terkait hal tersebut, wanita yang kerap disapa Ayu itu mengaku begitu antusias ketika pertama kali diajak untuk terlibat dalam proyek ini.

"Tiap kali dapat kesempatan bekerja dengan budaya Indonesia, aku over excited banget. Aku pengin ada di sana, pengin bisa. Aku dari kecil emang banci panggung, suka nari daerah, aku suka sekali dengan kegiatan yang berhubungan dengan budaya Indonesia," jelas bintang film 'Berangkat!' itu dalam konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (6/11).

Aktris berusia 28 tahun tersebut melanjutkan, dirinya memang begitu menyukai budaya Indonesia. Bahkan, sejak dirinya masih kecil. Hal itu dikarenakan dirinya lahir dan dibesarkan dari keluarga yang memiliki darah seni.

"Dari kecil aku sering terlibat dengan kegiatan seni Indonesia, begitu terus sampai aku menjadi seorang profesional di industri hiburan pun, banyak yang ngajak (terlibat dalam kegiatan budaya Indonesia)," ucapnya.

Indonesia Menari (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia Menari (Foto: Munady)

Lebih lanjut, ia juga bercerita bahwa beberapa tahun yang lalu, dirinya sempat terpilih untuk menjadi seorang Duta Budaya Indonesia. Oleh karena itu, apa yang ia lakukan untuk kebudayaan Indonesia juga merupakan salah satu upaya konkret untuk bisa memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada generasi muda.

"Dari tahun 2013 'kan, aku juga sudah kepilih jadi salah satu Duta Budaya Indonesia oleh Sobat Budaya. Aku jadi lebih sering jalan-jalan keliling Indonesia untuk mempelajari hal-hal yang belum diketahui sama orang-orang indonesia lainnya, khususnya anak-anak mudanya," kata personel Bukan Bintang Biasa itu

"Karena memang kita 'kan harus akui, zaman sekarang banyak sekali perubahan. Cara kita bermain saja sudah beda. Dulu, kita masih bisa setiap sore dengan teman main di taman, kalau sekarang main handpone, main iPad gitu. Jadi, aku tuh agak prihatin karena aku merasakan betul kayak gimana menyenangkannya ketika kita bisa menari dan bernyanyi di panggung rame sama teman-teman," lanjutnya.

Indonesia Menari (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia Menari (Foto: Munady)

Menutup perbincangan, Ayu mengutarakan rasa sesalnya karena sempat menolak tawaran untuk menjadi seorang penari tradisional yang profesional.

"Sebenarnya, saya waktu kecil agak nolak, sih, nari. Karena kebetulan, kalau dibandingin sama kakak aku, kami tuh keluarganya keluarga seniman, ada yang pelukis, musisi ada juga yang nari. Nah, ketika saya disuruh nari balet, nari Bali, kerjaannya nangis mulu, enggak pernah mau ikut," jelas Ayu.

"Tapi, aku nyesel, karena ketika saya sudah jadi aktris profesional, banyak banget pekerjaan yang membutuhkan skill itu kayak pelatih tari. Ah, tahu gitu aku dari kecil mau beneran, ya (jadi penari). Makanya, kalau sekarang aku dapat pekerjaan berhubungan dengan kebudayaan, aku pasti terima," sambungnya seraya mengakhiri pembicaraan.