Diminta untuk Akui Pansos oleh Kartika Putri, Ini Kata Dokter Richard Lee
·waktu baca 2 menit

Kartika Putri dan dokter Richard Lee sudah dipertemukan dalam agenda mediasi. Dalam pertemuan tersebut, perempuan yang kerap disapa Karput itu mengajukan sejumlah permintaan, salah satunya Richard diminta untuk mengakui panjat sosial atau pansos lewat kontennya.
“Bahwa saya benar mencemarkan nama baik beliau dan keluarga beliau. Bahwa saya pansos dengan beliau. Bahwa saya menjelek-jelekkan beliau dan keluarga. Disuruh meminta saya mengakui itu,” kata Richard di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/6).
Richard Lee mengaku ia tidak merasa keberatan apabila diminta untuk menyampaikan permintaan maaf. Namun, dia merasa disudutkan dengan syarat yang diajukan oleh Kartika Putri.
Richard belum melakukan permintaan perempuan 30 tahun itu. Ia mengungkapkan alasannya. “Kalau misal saya akui itu (yang diminta Kartika) bahaya sekali dan saya juga enggak merasa melakukan itu. Jadi, saya tidak lakukan itu,” tuturnya.
Menurut Richard, permasalahannya dengan Karput sebenarnya bisa selesai dengan kedua belah pihak menyampaikan permintaan maaf.
Richard mengatakan pernyataan Karput juga merugikan dirinya. Karena itu, ia berharap istri Habib Usman itu bisa menyampaikan permintaan maaf tanpa syarat apa pun.
Jika hal tersebut bisa terpenuhi, Richard menuturkan, bukan tidak mungkin persoalan yang terjadi di antara mereka bisa berakhir dengan perdamaian.
“Enggak ada yang untung dari masalah seperti ini. Saya minta maaf secara umum, silakan Kartika Putri minta maaf. Kartika Putri juga pasti ada salah dong sama saya, silakan minta maaf secara umum. Kenapa harus panjang lebar sampai ke pengadilan?” ucap Richard.
Awal Mula Perseteruan Dokter Richard Lee dan Kartika Putri
Richard pernah memberi edukasi lewat YouTube tentang salah satu produk kecantikan yang berbahaya. Di kemudian hari, Karput membuat konten bersama pemilik produk kecantikan tersebut dan sempat membahas soal Richard di konten itu. Ia tampak tak terima produk endorsement-nya itu disebut berbahaya.
Karput sempat mengajak Richard untuk tabayyun atau mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya. Akan tetapi, pertemuan tersebut tak menghasilkan apa pun. Karput juga diketahui membawa pengacara dan Richard merasa dijebak pada momen tersebut.
Karput sempat mengirimkan somasi sebanyak dua kali ke Richard. Meskipun tak merasa bersalah, Richard memutuskan untuk meminta maaf dan menganggap masalah selesai.
Namun, perseteruan itu berbuntut panjang. Richard mendapatkan surat panggilan dari pihak kepolisian. Ternyata Karput memutuskan membawa kasus ini ke ranah hukum.
Richard akhirnya berdiskusi dengan kuasa hukumnya. Ia kemudian melaporkan balik Karput ke polisi.
