kumparan
27 Maret 2019 14:50

'Dumbo', Keajaiban Gajah Kecil dan Hangatnya Kekeluargaan

Trailer Dumbo
Trailer Dumbo. Foto: Youtube/Walt Disney Studios
Melanjutkan kesuksesannya mengadaptasi film animasi klasik ke dalam bentuk live-action, Disney Studios mempersembahkan ‘Dumbo’. Diadaptasi dari versi animasi yang dirilis pada 1941 serta kisah asli hasil karya Helen Aberson dan Harold Pearl, naskah film ‘Dumbo’ ditulis oleh Ehren Kruger.
ADVERTISEMENT
Film garapan Tim Burton tersebut dimulai dengan memperkenalkan para anggota sebuah kelompok sirkus bernama Medici Brothers. Sebut saja Holt Farier (Colin Farrel)--mantan pemain sirkus yang kehilangan lengan kiri setelah kembali dari tugas militer--bersama dua anaknya, Milly dan Joe, hingga Max Medici (Danny DeVito), si pemilik kelompok sirkus tersebut.
‘Dumbo’, Keajaiban Gajah Kecil dan Hangatnya Kekeluargaan (NOT COVER)
Fim ‘Dumbo’. Foto: Dok. Disney
Max meletakkan harapan penuh pada Jumbo, seekor gajah betina yang sedang hamil besar, mengingat Medici Brothers berada di ambang keterpurukan. Anak gajah yang akan lahir diharapkannya dapat menjadi daya pikat baru bagi penonton.
Betapa kecewanya Max ketika mendapati Jumbo justru melahirkan seekor anak yang tak normal; bertelinga super besar. Kekecewaannya bertambah besar ketika Jumbo Jr., anak gajah tersebut, membuat pertunjukannya berantakan. Dalam pertunjukan itu, Jumbo Jr. mendapat julukan Dumbo dan menjadi olok-olok penonton.
‘Dumbo’, Keajaiban Gajah Kecil dan Hangatnya Kekeluargaan (NOT COVER)
Fim ‘Dumbo’. Foto: Dok. Disney
Tak hanya menjadi bahan ejekan, Dumbo terpaksa berpisah dengan ibunya. Hal itu terjadi setelah Jumbo mengamuk dan memberi pelajaran kepada anak muda yang mengejek Dumbo di pertunjukan.
ADVERTISEMENT
Adegan ketika Jumbo dikurung lantaran dicap sebagai gajah gila yang berbahaya sehingga Dumbo hanya bisa menemuinya diam-diam pada malam yang sepi; menautkan belalai tanpa saling bertatapan, menjadi momen paling menyentuh dalam film ini.
Film 'Dumbo'
Film 'Dumbo' Foto: YouTube Walt Disney Studios
Berbeda dengan dalam film animasinya, Dumbo tak berkawan dengan tikus yang bisa bicara, melainkan dengan Milly dan Joe. Kakak beradik itulah yang pertama kali mengetahui kemampuan terbang Dumbo dan kemudian melatihnya dengan sabar.
Tak lama kemudian, sepasang telinga besar Dumbo menjadikannya primadona sirkus. Para penonton terpukau, Medici Brothers seolah mendapat angin segar untuk bangkit dari keterpurukan.
Kabar mengenai keajaiban Dumbo sontak menyebar ke penjuru negeri. Seorang pengusaha hiburan sekaligus pemilik taman bermain dan sirkus Dreamland, V. A. Vandervere (Michael Keaton), pun terpikat dan berambisi menjadikannya bintang baru.
‘Dumbo’, Keajaiban Gajah Kecil dan Hangatnya Kekeluargaan (NOT COVER)
Fim ‘Dumbo’. Foto: Dok. Disney
Dengan iming-iming penghidupan dan pekerjaan yang lebih baik bagi seluruh anggota Medici Brothers, Max akhirnya terbujuk untuk bergabung dengan Vandervere. Untuk pertunjukan Dreamland, Vandervere kemudian menugaskan Holt untuk melatih Dumbo agar bisa membawa bintang aerialist Colette Marchant (Eva Green) terbang bersamanya.
ADVERTISEMENT
Jumbo rupanya ada dalam salah satu wahana di Dreamland. Namun, Vandervere justru berencana membunuhnya demi memisahkan gajah betina tersebut dengan Dumbo ketika mengetahui hal itu. Padahal, Milly dan Joe telah berjanji pada Dumbo untuk mempertemukan mereka jika ia berhasil terbang dan membuat penonton terkesima dalam pertunjukan.
Bagaimana akhir dari kisah ibu dan anak gajah tersebut serta nasib kelompok sirkus Medici Brothers dalam naungan Dreamland inilah yang menarik untuk disaksikan dalam ‘Dumbo’.
‘Dumbo’, Keajaiban Gajah Kecil dan Hangatnya Kekeluargaan (NOT COVER)
Fim ‘Dumbo’. Foto: Dok. Disney
‘Dumbo’ menyajikan deretan pemain dengan porsi karakter yang sesuai dan mampu tampil memesona melalui akting mereka. Tak terkecuali aktor cilik Finley Hobbins dan Nico Parker yang memulai debut mereka di film layar lebar sebagai Milly dan Joe.
Dibuat dengan teknologi CGI, Dumbo nyatanya berhasil tampil natural di antara para pemain lain. Sosoknya yang begitu menggemaskan menjadi daya pikat utama sepanjang film.
ADVERTISEMENT
Video
Tak hanya bicara mengenai kisah hangat nan menyentuh tentang ikatan ibu dan anak maupun rasa kekeluargaan, ‘Dumbo’ juga berhasil mengangkat ketamakan dan kekejaman manusia yang harus dilawan dengan rasa kemanusiaan serta tolong-menolong. Ketegangan dan keseruan pada sejumlah adegan pun dihadirkan sehingga film ini tak membosankan untuk disaksikan hingga akhir.
Saksikan film ‘Dumbo’ di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai hari ini, Rabu (27/3).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan