Ernest Prakasa Senang Film Buatannya Bisa Menyentuh Hidup Orang Lain

Film besutan Ernest Prakasa berjudul 'Susah Sinyal' sudah tayang di bioskop selama enam hari. Hingga kini, film tersebut sudah disaksikan 690 ribu penonton.
Ernest mengaku merasa senang jika film buatannya bisa ditonton oleh banyak orang. Namun, menurut dia, ada hal yang lebih penting daripada persoalan laku atau tidak laku.
Lewat film buatannya, Ernest ingin menghasilkan sebuah cerita yang bisa menyentuh orang lain. Hal ini sudah ia lakukan sejak membuat film 'Cek Toko Sebelah'.
"Tentunya kalau lihat penonton banyak. Kami senang lah ya yang pasti. Cuma sebenarnya buat aku tuh, sebenarnya sejak 'Cek Toko Sebelah' kami ngerasa kalau bikin film dan ceritanya menyentuh, orang bisa ngasih respons yang buat kami mengharukan," kata Ernest saat ditemui di Grand Mall Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/12).
Karenanya, pria berusia 35 tahun itu menciptakan formula serupa ketika membuat film 'Susah Sinyal'. Ia bahkan menyebut mendapatkan respons yang menarik dari para penonton 'Susah Sinyal'.
"Aku banyak banget terima cerita yang aneh-aneh. Dari mulai seorang ibu salah satu staf DPRD di Sumatera dia nge-email, dia bilang dia ngajak anak perempuannya nonton. Setelah selesai nonton, anaknya bilang 'Ellen sibuk ya kayak mama', ha-ha-ha. Dia yang pas nonton tertampar. Dia bilang mau memperbaiki hubungan dengan anaknya," tutur Ernest.
"Hal-hal seperti itu buat aku pribadi lebih berharga. Tentu kami senang kalau film laku, tapi bisa menyentuh hidup orang dengan cara seperti itu tuh lumayan lebih mengharukan lagi. Jadi dari hal seperti itu yang membuat kami jadi merasa bahwa karya kami punya makna. Terlepas dari berapa jumlah penonton," lanjutnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu pemain 'Susah Sinyal', Adinia Wirasti. Ia mengatakan, hampir semua pembuat film pasti akan berusaha untuk menceritakan hal yang menarik kepada penonton.
"Kadang-kadang kayaknya hampir semua filmmaker ketika kita memutuskan untuk berbagi lewat film. Tapi, pada dasarnya bebagi itu kan berbagi rasa dan pengalaman nonton. Yang bikin seru nonton di bioskop itu kan karena kita datang dengan ruangan segelap itu kita dibikin fokus dengan filmnya. Pengalaman menonton filmmaker bertutur cerita tuh menarik," ungkap Adinia.
