Fauzi Baadila soal Cewek Idaman: yang Mentalnya Kuat, Gue Terlalu Cuek

30 November 2019 18:02 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Fauzi Baadila di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/11).
 Foto:  Regina Kunthi Rosary/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Fauzi Baadila di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/11). Foto: Regina Kunthi Rosary/kumparan
ADVERTISEMENT
Mencari pasangan hidup bukanlah hal yang mudah bagi Fauzi Baadila. Buktinya, setelah bercerai dengan Senk Lotta pada Januari 2010 lalu, ia hingga kini belum menemukan pasangan baru yang hendak diperistri.
ADVERTISEMENT
Padahal, jatuh cinta perkara sederhana bagi aktor berusia 40 tahun tersebut. Jika terasa enak di hati, ia mengaku akan mantap menambatkan cintanya pada seorang perempuan.
“Jatuh cinta itu di saat gue melihat, terus hati gue sreg, nyaman. Enggak tahu, deh, kayak intuisi saja. Kalau sreg, ya, sreg. Kadang-kadang, mau lihat banyak lawan jenis, kalau enggak sreg juga, ya, kita kan tahulah hati gimana, kan?” tuturnya ketika ditemui di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/11) malam.
Fauzi Baadila Foto: Munady
Sampai saat ini, menurut Fauzi Baadila, belum ada perempuan yang bisa membuatnya merasa demikian.
“Kalau hati kasih notification, ya, ikuti. Sampai sekarang belum ada notification yang keluar. Gila enggak, tuh? Mungkin ada yang salah. Mungkin kurang didoakan kali,” ucapnya diakhiri tawa.
ADVERTISEMENT
Kriteria perempuan idamannya pun tak neko-neko. Fauzi Baadila hanya mengharapkan seseorang yang mampu memahami sifat cueknya.
“Gue berharap, kalau punya pasangan, dia mentalnya kuat karena gue terlalu cuek sama orang. Gue takutnya, kalau ada pasangan, tuh, dia engak kuat sama cueknya gue. Gue terlalu egois kayaknya, sih. Jadi, gue berharap ada yang kuat gitu soal itu,” ujarnya diselingi tawa.
Fauzi Baadila Foto: Munady
Ia kemudian kembali tertawa ketika ditanya apakah tak punya keinginan untuk segera menikah dan memiliki anak. Menutup perbincangan, Fauzi Baadila hanya meminta doa perihal pasangan hidup.
“Makanya, doakan saja. Semua ada masanya,” pungkas Fauzi Baadila sambil tersenyum.