Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.0
Hilda Vitria Bersikeras Tidak Pernah Nikah dengan Kriss Hatta
7 Mei 2018 9:54 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:09 WIB
ADVERTISEMENT
Video ijab kabul antara Kriss Hatta dan Hilda Vitria sempat tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, keduanya tampak mengenakan pakaian berwarna putih.
ADVERTISEMENT
Maskawin yang diberikan Kriss berupa cincin emas seberat delapan gram dan seperangkat alat salat. Ketika ditemui di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta, Senin (26/3), Kriss membenarkan mengenai ijab kabul tersebut. Ia mengatakan ijab kabul diselenggarakan pada 26 September 2015 sekitar pukul 10.25 WIB.
Prosesi ijab kabul antara Kriss dan Hilda diselenggarakan di rumah penghulu yang terletak di daerah Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Ada dua orang yang menjadi saksi dalam ijab kabul tersebut, yakni Pancha dan Irdawin Bachrul. Pancha adalah sahabat Hilda. Sedangkan, Irdawin adalah rekanan dari Pancha.
Namun, Hilda membantah adanya pernikahan itu. Dalam acara ‘Pagi-pagi Pasti Happy’, Senin (7/5), ia menjelaskan mengenai ijab kabul dalam video yang tersebar di media sosial. “Aku enggak pernah menikah sama dia,” ucapnya.
Hilda menjelaskan saat itu, ia disuruh datang karena Kriss ingin menjadi mualaf. Sebab, kala itu, pemain film 'Siti of Angel' tersebut ingin menikahkan adik perempuannya.
ADVERTISEMENT
“Dia jadi wali. Iya (dia menikahkan adik perempuan),” ujar Hilda.
Setelah menjadi wali, Hilda menuturkan bahwa dirinya diminta untuk duduk di sebelah Kriss dan melakukan ijab kabul. Pada awalnya dia tidak mau karena tidak ada orang tuanya sebagai wali. Tapi, akhirnya Hilda menerima karena Kriss mengancam akan bunuh diri.
“Dia paksa. Kalau enggak dia mau minum cairan serangga lagi. Saat itu aku lagi trauma dia pernah mau bunuh diri di depan aku. Sebelum bulan September, Agustus ada ngelakuin satu hal, dia coba bunuh diri dengan racun serangga,” tutur Hilda.
Selain itu, Hilda tidak mungkin menikah dengan mengenakan kemeja putih digulung dan celana jeans. Lagi pula, pada saat itu, nama ayah Hilda salah disebut.
ADVERTISEMENT
“Penghulu salah sebut nama ayah. Aku nurutin dia untuk ijab, nama ayahku salah,” ungkap Hilda.