Entertainment
·
14 Juni 2021 20:31
·
waktu baca 2 menit

Jay Oliva Ceritakan Tantangan Menyutradarai Serial Animasi Trese

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jay Oliva Ceritakan Tantangan Menyutradarai Serial Animasi Trese (50742)
searchPerbesar
Serial animasi Trese. Foto: YouTube/Netflix Anime
Jay Oliva adalah sosok hebat dibalik art dari berbagai film MCU dan DCEU, seperti Thor: Ragnarok, Wonder Woman, dan Man of Steel. Selain itu, ia juga menyutradarai banyak film animasi.
ADVERTISEMENT
Ada setidaknya tiga film animasi DC Comics terbaik yang ia buat, yakni Justice League Dark, Batman: Bad Bloods, dan Batman vs Robin. Kini, ia mendapat kesempatan untuk menyutradarai serial animasi Netflix, Trese.
Menurut Oliva, Trese—yang diadaptasi dari komik ternama di Filipina—adalah animasi terunik yang pernah ia kerjakan. Meski berdarah Filipina, ia mengaku belum pernah mengenal komik Trese.
Jay Oliva Ceritakan Tantangan Menyutradarai Serial Animasi Trese (50743)
searchPerbesar
Serial animasi Trese. Foto: Twitter/Netflix_PH
"Aku tidak pernah membacanya sebelumnya karena aku tinggal di Amerika. Tapi, saat diajak dan diberi kesempatan membacanya, aku langsung tertarik," ungkap Jay Oliva saat diwawancarai kumparan beberapa waktu lalu.
Pada 2018, Oliva dan tim mulai menggarap animasi Trese. Ia pun mendapat kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang Trese dan latarnya di Manila, Filipina.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, tetap ada berbagai tantangan yang harus Oliva lalui untuk membuat serial. Ia pun menjabarkannya.
"Yang terberat adalah menangkap feel dari komiknya ke serial animasi. Aku mau satu kota Manila itu menjadi kota yang berkarakter, bukan sekadar kota yang generik. Aku mau Manila terasa hidup biarpun aku juga tidak pernah tinggal di sana," tuturnya.
Jay Oliva Ceritakan Tantangan Menyutradarai Serial Animasi Trese (50744)
searchPerbesar
Serial animasi Trese. Foto: YouTube/Netflix Anime
Jay Oliva merasa bangga bisa terlibat di proyek Trese. Sebab, ia percaya, Trese bisa menjadi sajian yang menarik bagi orang barat dan kebanggaan bagi masyarakat Asia Tenggara.
"Trese ini superhero asli Filipina dan ini unik karena ini bukan mengambil superhero dari barat. Ini benar-benar superhero asli dari Filipina. Untukku sendiri, ini seperti surat cinta bagi sebuah budaya yang mengalir dalam darahku," ujar Jay Oliva.
ADVERTISEMENT
"Ini juga menjadi seperti mimpi yang jadi nyata. Lucunya, banyak orang bermimpi bisa bekerja di film Batman. Tapi, buatku, ini adalah proyek yang asing dan aku senang banget bisa terpilih," sambungnya.
Kajo Baldisimo, kreator komik Trese, mengatakan bahwa Trese memang banyak terinspirasi dari tokoh Batman. Menurutnya, Trese adalah Batman versi Filipina.
Lantas, bagaimana perasaan Kajo saat Jay Oliva dipilih untuk menyutradarai Trese, mengingat ia tentu juga menyukai banyak karya animasi Batman dari Oliva?
"Sangat keren Jay bisa mengerjakan proyek ini. Karena aku percaya, dia sangat familiar dengan adaptasi seperti ini. Jadi, kami yakin dia bisa mengeksekusi ini dengan sangat keren," kata Kajo.
Trese sudah tayang di Netflix sejak 11 Juni lalu. Ada total 6 episode di musim pertamanya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020