Kumparan Logo

Laris di Malaysia, Film 'Makmum' Raih Rekor MURI

kumparanHITSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Titi Kamal saat menerima penghargaan Rekor Muri untuk film Makmum. Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Titi Kamal saat menerima penghargaan Rekor Muri untuk film Makmum. Foto: Giovanni/kumparan

Film ‘Makmum’ baru saja mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesi (MURI). Film yang dibintangi Titi Kamal ini, meraih rekor sebagai ‘Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak di Malaysia’.

Hari ini, Selasa (19/11), pihak MURI yang diwakilkan Osmar Semesta Susilo, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada produser Dheraaj Khalwani dan Titi Kamal sebagai pemeran utama.

Film dengan pendapatan 7,15 juta Ringgit Malaysia atau setara Rp 19,5 miliar itu, menjadi film Indonesia terlaris di negeri Jiran sepanjang 2018-2019.

“Rekor ini membuktikan bahwa film Indonesia bisa go international, (film ini) sangat diapresiasi di Malaysia. Semoga bisa menembus negara lain dan dunia film internasional,” kata Osmar ketika ditemui di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan.

instagram embed

Menurut Osmar, penghargaan tersebut merupakan kategori pertama yang pernah dikeluarkan MURI. Sehingga, jumlah pendapatan film ini nantinya akan menjadi tolak ukur bagi film-film lain.

Dalam kesempatan yang sama, produser Dheeraj Khalwani juga menyambut baik pencapaian film tersebut. Dia berharap, kesuksesan film itu bisa terus berlanjut.

“Sekitar tiga minggu yang lalu saya dikabarin distributor saya di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, film ini mendapat sambutan luar biasa, khususnya di Malaysia dengan 7,15 juta ringgit,” tutur Dheeraj.

Titi Kamal dan Produser Dheeraj Khalwani, menerima penghargaan Rekor Muri untuk film Makmum. Foto: Giovanni/kumparan

Di Indonesia, film ini ditonton lebih dari 825 ribu penonton. Meski belum mencapai jumlah satu juta penonton, produser Dheraaj mengaku Indonesia akan tetap menjadi prioritas pemasaran film-film produksinya.

“Saya prioritaskan penonton Indonesia, kebetulan (film ‘Makmum’) tayang di Malaysia kontennya lebih relatable. Ke depan, kita terus prioritaskan di Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Titi Kamal mengaku terkejut dengan antusias besar yang ditunjukan oleh para penonton di Malaysia. Apalagi, ini merupakan film horor perdana baginya.

“Ini genre baru banget buat aku, walaupun sudah lama di dunia perfilman. Tapi, aku enggak pernah jodoh untuk film horor,” ucap Titi.

Titi Kamal saat menerima penghargaan Rekor Muri untuk film Makmum. Foto: Giovanni/kumparan

Raihan tersebut menjadi motivasi bagi Titi untuk terus berkarya dengan sepenuh hati. Bahkan, Titi kini ditawarkan penggarapan sekuel untuk film tersebut.

“Bakalan ada ‘Makmum 2’ dalam waktu dekat. Aku baca siripnya lagi bahas bareng. Mudah-mudahan kita berjodoh,” pungkas Titi Kamal.