Misi Pencarian 'The Next' James Bond Dimulai
·waktu baca 3 menit

Misi pencarian pemeran baru James Bond mulai jadi perbincangan hangat. Setelah era Daniel Craig berakhir, banyak rumor bermunculan soal sosok aktor yang bakal memerankan agen rahasia legendaris tersebut di film berikutnya.
Dilansir BBC, ada beberapa kriteria penting yang disebut bakal jadi pertimbangan dalam memilih James Bond baru.
Salah satu yang paling utama adalah nuansa British alias identitas Inggris yang melekat kuat pada karakter Bond. Sebagai salah satu ikon budaya Inggris paling terkenal di dunia, karakter ini diyakini tak akan jauh dari akar khas pria Inggris elegan dan berkelas.
Meski begitu, bukan berarti pemerannya harus lahir di Inggris. Sebelumnya, aktor Australia George Lazenby sempat memerankan Bond dalam satu film, sementara aktor Irlandia Pierce Brosnan sukses memainkan karakter tersebut dalam empat film berbeda.
Para ahli menilai yang paling penting bukan asal negaranya, melainkan kemampuan sang aktor membawa aksen, gaya bicara, dan aura pria Inggris kelas atas yang identik dengan James Bond.
Selain itu, kabarnya pihak Amazon juga mengincar Bond yang lebih muda. Strategi ini disebut bertujuan untuk menarik penonton Gen Z sekaligus membangun franchise jangka panjang.
Tak heran, nama-nama seperti Jacob Elordi hingga Harris Dickinson mulai ramai disebut sebagai kandidat potensial pemeran James Bond generasi baru.
Menariknya lagi, tradisi casting Bond selama ini justru cenderung menghindari aktor yang terlalu terkenal. Tim produksi biasanya lebih memilih aktor berbakat yang belum terlalu overexposed, agar penonton tidak teringat dengan karakter lain saat melihat Bond di layar.
Penulis buku The Many Lives of James Bond, Mark Edlitz, bahkan memprediksi Amazon kemungkinan akan memilih aktor berpengalaman yang masih berada “di bawah radar”, bukan superstar Hollywood yang sudah terlalu familiar.
"Bond harus punya aura misterius," katanya.
Hal itu membuat nama-nama super terkenal seperti Henry Cavill, Tom Holland, hingga Robert Pattinson dianggap kurang ideal.
Di sisi lain, karakter Bond berikutnya juga diprediksi bakal membawa nuansa berbeda dibanding era Daniel Craig yang cenderung gelap dan emosional.
Sutradara Edgar Wright menilai James Bond baru sebaiknya kembali punya sisi charming dan jenaka. Menurutnya, setiap era Bond perlu terasa segar agar tidak monoton.
Salah satu nama yang dianggap cocok dengan kriteria tersebut adalah Aaron Taylor-Johnson. Penampilannya yang santai, sarkastik, sekaligus karismatik di Bullet Train membuat banyak penggemar mulai menjagokannya sebagai Bond baru.
Selain Aaron, nama Callum Turner juga kerap muncul dalam rumor casting. Ia dinilai punya perpaduan sisi humor, pesona elegan, sekaligus aura “berbahaya” yang dekat dengan karakter Bond versi novel karya Ian Fleming.
Di balik pesonanya, James Bond juga dikenal brutal dan mematikan. Casting director Bond selama 13 film, Debbie McWilliams, mengatakan penonton harus percaya bahwa Bond memang mampu membunuh.
“Kalau penonton tidak percaya dia bisa membunuh, selesai sudah,” katanya.
Kini, publik tinggal menunggu siapa sosok yang akhirnya dipercaya membawa era baru James Bond ke layar lebar.
