Nafa Urbach Akui Kariernya Sempat Merosot Usai Pindah Agama: Iklan Gue Dicekal
·waktu baca 3 menit

Nafa Urbach pernah menjadi salah satu artis paling bersinar di Indonesia pada 1990-an akhir hingga 2000-an awal. Tak cuma terkenal sebagai penyanyi, ia juga membintangi sejumlah sinetron dan dapat banyak tawaran iklan.
Akan tetapi, kariernya sempat merosot ketika usianya baru menginjak 23 tahun. Kala itu, ia memutuskan untuk pindah keyakinan dari Islam ke Kristen.
"Maybe (karier merosot) pertama kali waktu itu gara-gara gue convert," ucap Nafa Urbach ketika jadi bintang tamu di kanal YouTube Daniel Mananta.
Pelantun lagu Hati yang Rindu itu mengatakan bahwa kondisi dunia hiburan dulu berbeda dengan sekarang. Saat ini, mungkin orang-orang bisa lebih menghargai pilihan seseorang tentang agama yang dianutnya. Tapi tidak dengan zaman dahulu.
"Zaman sekarang orang sudah terbuka, itu urusan pribadi masing-masing orang dengan Tuhan. Kalau dulu itu bisa langsung iklan gue dicekal, semuanya dicekal. Seheboh itu," ujarnya.
Perempuan asal Magelang, Jawa Tengah, itu menyebut, kariernya sedang berada di puncak saat itu. Namun, ia harus merelakannya ketika memutuskan untuk pindah keyakinan.
"Gue lagi di atas banget. Sinetron gue rating-nya nomor satu, iklan banyak banget, album gue laku banget, show gue gila-gilaan banget," tuturnya.
Nafa Urbach Bantah Pindah Keyakinan Gara-gara Zack Lee
Kala itu, banyak yang menganggap Nafa Urbach pindah keyakinan karena mengikuti agama Zack Lee, yang saat itu menjadi kekasihnya. Namun, ibu satu orang anak tersebut membantahnya.
"Banyak orang salah tangkap sebenarnya. Orang berpikir gue jadi Kristen gara-gara Zack, padahal that's not true," ungkapnya.
Nafa Urbach menceritakan, saat itu dirinya mengidap sakit di bagian lehernya. Selain itu, Nafa juga baru saja putus cinta dengan kekasihnya. Dari insiden itu, perlahan-lahan ia mulai menemukan Tuhan.
"Sebelum operasi di Singapura, gue bilang, ‘Sebenarnya Tuhan ada gak, sih? Gue sudah minta tolong sembuhkan hati dan pikiran, tapi gak sembuh juga. I need You,'” kata Nafa.
Pertanyaan tersebut seakan terjawab lewat program TV yang disaksikan oleh Nafa Urbach. Saat itu, ia melihat Pendeta John Hartman di televisi, dan Nafa merasa dirinya diajak berdoa bersama sang pendeta dalam nama Tuhan Yesus.
"Gue berdoa sama dia, gue ikuti. Dia bilang, 'Sembuh dalam nama Yesus.' Ya sudahlah, padahal gue enggak percaya Tuhan Yesus. I mean, yang terdoktrin dalam diri gue, dia bukan Tuhan, dia manusia, dan orang Kristen menyembah tiga Tuhan. Tapi gue enggak punya pilihan lain, jadi gue ikut saja, cobain saja deh," jelasnya.
Kemudian, di hari lainnya, Nafa Urbach menemukan Alkitab di kamar hotelnya. Ia membuka Mazmur 6:3 yang ayatnya berbunyi, "Kasihanilah aku, Tuhan, sebab aku merana; sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab tulang-tulangku gemetar dan jiwaku merana."
Nafa Urbach merasa ayat yang dibacanya sesuai dengan apa yang terjadi pada dirinya saat itu. Ia pun langsung menangis setelah membacanya.
"Gue langsung merasa ada sesuatu yang terjadi dalam diri gue, saat itu juga beban gue kayak ringan banget. Perasaan itu sampai sekarang enggak bisa gue hilangin," pungkasnya.
