Kumparan Logo

Ngaku Korban Penganiayaan Atalarik, Tsania Marwa Klaim Punya Bukti

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tsania Marwa Foto: Munady
zoom-in-whitePerbesar
Tsania Marwa Foto: Munady

Perseteruan yang terjadi antara pesinetron Tsania Marwa dengan mantan suami, Atalarik Syach kembali terjadi. Tsania Marwa yang ingin bertemu kedua anaknya, mengaku mendapat penganiayaan dan perlakukan tidak menyenangkan saat tiba di kediaman Atalarik di kawasan Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (16/3) sore kemarin.

Akhirnya Tsania melaporkan kejadian itu ke Polres Bogor pada akhir pekan kemarin.

Dalam jumpa pers di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, baru-baru ini, Marwa mengatakan kedatangannya kali ini berdasarkan undangan dari Atalarik Syach. Ia mengatakan Atalarik berulang kali mempersilakan Marwa datang ke rumah dan bertemu anak.

Terakhir Marwa datang ke rumah itu pada tahun 2017 lalu, dan berujung dilaporkan ke kepolisian.

"Bapak Atalarik Syach berulang kali di media (mengatakan) silakan datang ke rumah, 24 jam pintu terbuka. 'Kalau memang Marwa mau datang, saya bakal keluar, nggak akan saya ganggu'," ujar Tsania Marwa meniru ucapan Atalarik.

Tsania Marwa. Foto: Ainul Qalbi/kumparan

Akan tetapi Tsania mengatakan, yang ia dapatkan justru berbeda. Ia mengaku mendapat tindakan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

"Ini sebagai bukti...teman-teman bisa menilai sendiri apakah omongan Atalarik ini bisa dipegang atau tidak," ujar Tsania Marwa.

"Akhirnya ini menjadi bukti dan saya terbukti benar selama ini kenapa enggak mau kesana, karena saya yakin respons yang saya akan terima enggak akan positif," ujar Tsania Marwa.

embed from external kumparan

Pemeran film 'Lawang Sewu' ini mengatakan, memiliki bukti konkret atas semua kejadian yang terjadi pada 16 Maret kemarin.

"Saya memiliki bukti konkret, buktinya dalam bentuk apa dan seperti apa, itu masih saya rahasiakan. Itu hanya saya akan berikan kepada pihak yang berwenang, yaitu kepolisian," kata Tsania Marwa.

Sementara Atalarik Syach hingga kini belum memberikan komentar atas pelaporan tersebut.