Kumparan Logo

Niken Anjani Ungkap Kesulitan Syuting Film Shutter Akibat Ada Insiden Masa Lalu

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Niken Anjani dalam konferensi pers film Shutter di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (24/10/2025).  Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Niken Anjani dalam konferensi pers film Shutter di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Niken Anjani terlibat dalam film berjudul Shutter. Dalam remake dari film legendaris Thailand berjudul sama karya Banjong Pisanthanakun itu, Niken memerankan karakter Lilies yang diceritakan menjadi korban pelecehan seksual.

Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Niken Anjani yang pernah mengalami insiden serupa. Untuk menjalani adegan tersebut, Niken bergantung pada dukungan moral yang penuh dari sutradara, Herwin Novianto.

"Benar-benar setiap sebelum take, saya cuma bisa berdiri dan gandeng tangannya Mas Herwin. Karena benar-benar secara mental saya perlu support, karena suka nggak suka momen itu teringat," tutur Niken, di XXI Plaza Indonesia.

Niken Anjani dalam konferensi pers film Shutter di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Menurut Niken, sesekali memori buruk yang dia alami teringat saat hendak menjalani adegan tersebut. Kendati demikian, dukungan dari sutradara dan tim membuatnya mampu menjalani adegan tersebut dengan maksimal.

Kejadian tersebut dialami Niken saat dirinya masih berusia belia. Momen itu dia ceritakan saat menjadi bintang tamu dalam podcast di kanal YouTube MAIA ALELDUL TV.

Niken mengatakan bahwa dirinya mendapat tindak pelecehan dari kerabat keluarganya yang sekiranya berusia 40 tahun. Hal tersebut tentu menyisakan trauma bagi Niken.

Konferensi pers film Shutter di XXI Plaza Indonesia, Jumat (24/10/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Hal ini yang menjadi alasan kuat bagi Niken untuk terlibat di film Shutter. Lewat keterlibatannya di film itu, Niken berharap bisa ikut menyuarakan kampanye #SafespaceForAll untuk memastikan ruang aman bagi setiap orang.

"Saya merasa justru saya sebagai seniman, sebagai pekerja seni itu salah satu saya berkontribusi dengan kasus tersebut. Saya bisa menyuarakan," kata Niken.

"Saya bisa mengekspresikan perasaan, trauma, sedih, marah dan kecewa dari korban bullying dan mudah-mudahan pesannya bisa sampai ke penonton," tambahnya.

Lewat film itu juga, Niken berharap agar seliruh wanita yang mengalami pelecehan seksual bisa berani speak up dan mendapat pertolongan.

"Tapi yang paling penting adalah secara mental bagaimana supaya korban bisa balik pulih ke (kondisi) yang seutuhnya," tandasnya.

Tentang Film Shutter

Shutter bercerita tentan Darwin (Vino G Bastian) seorang fotografer muda yang hidupnya berubah setelah kecelakaan tragis bersama kekasihnya, Pia (Anya Geraldine).

Malam itu, di jalan yang sepi, mereka menabrak seorang wanita misterius. Tak lama setelah kejadian itu, Darwin mulai melihat bayangan ganjil di setiap hasil fotonya.

Sosok perempuan yang sama terus muncul, menatap dari balik kegelapan. Seiring waktu, Pia menemukan fakta bahwa sosok tersebut bukan sekadar roh penasaran, melainkan korban dari sebuah kejahatan masa lalu yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan kampus.

Shutter dibintangi oleh Vino G Bastian, Anya Geraldine, Niken Anjani, Rangga Nattra, Dewi Gita, Michelle Tahalea, Angie Ang, hingga Nugie. Film tersebut akan tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Oktober mendatang.