Nindy Ayunda Sebut Anak Pertamanya Tahu soal KDRT yang Dilakukan Askara
·waktu baca 2 menit

Nindy Ayunda melaporkan mantan suaminya, Askara Parasady Harsono, terkait dugaan KDRT. Sidang kasus KDRT itu tengah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Tindak kekerasan yang dilakukan Askara terhadap Nindy rupanya diketahui oleh anak pertama mereka, Abhirama Danendra Harsono atau yang akrab disapa Abi.
"Tahulah. Abi tahu (soal KDRT ayahnya)," ungkap Nindy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/8).
Kendati demikian, Nindy berharap sang anak bisa memahami kondisi tersebut nantinya dan tak melakukan perbuatan buruk seperti yang dilakukan oleh ayahnya.
"Saya juga konsultasi dulu, semoga mereka kuat dan bisa mengerti bahwa ini adalah tindakan yang tidak boleh," tuturnya.
Saat ini, kedua anak Nindy dan Askara memang berada di bawah pengasuhan Nindy. Namun, pelantun Cinta Cuma Satu ini mengatakan bahwa anak-anaknya kerap merindukan ayah mereka yang kini mendekam di penjara.
Nindy, sebenarnya juga tak mau membawa masalah KDRT hingga ranah hukum. Tapi terlalu banyak campur tangan orang di luar kehidupan rumah tangganya yang membuat Nindy akhirnya memutuskan lapor polisi.
"Saya enggak mau ini panjang tadinya karena sudah ingin baik-baik saja. Tapi, banyak tusukan orang-orang jadi panjang, jadinya perceraian saya melebar dan dikonsumsi semua orang. Seolah-olah saya yang salah, yang jelek," ungkapnya.
"Saya tidak bilang kalau saya benar, ya. Yang penting saya tidak berbohong, cerita apa adanya, ketika saya masukkan gugatan cerai, saya dihujat padahal orang enggak tahu masalah saya apa. Tapi, ternyata saya dijahati oleh pihak mantan suami sendiri, sehingga itu yang membuat saya oke maju (soal KDRT)," tambah Nindy.
Nindy Ayunda Alami KDRT saat Mau ke Bali
Tindak KDRT itu diterima Nindy sebelum dia pergi ke Bali bersama teman-temannya. Kala itu, Askara melarang Nindy pergi dan melakukan tindak kekerasan hingga wajah Nindy penuh luka lebam.
Alhasil, Nindy bertemu teman-temannya dengan luka lebam di wajahnya. Mau tak mau, dia menceritakan apa yang sudah dia alami.
“Ya, iyalah (cerita), kan, saya tutupi karena lebam, ya, buat apa saya bohong (ke teman). Masa saya bilang kalau saya menggetok kepala sendiri, muka sendiri,” tandasnya.
