Pare Akui Sakit Hati Merek Band Kotak Didaftarkan Tanpa Sepengetahuannya
ยทwaktu baca 2 menit

Julia Angelia alias Pare, mantan personel Kotak, buka suara terkait permasalahan soal pendirian band Kotak. Sejak berdiri di tahun 2004, Pare yang mencetuskan nama Kotak untuk band yang dia gawangi bersama Posan, Cella, dan Ices.
Pare menceritakan bahwa dia dan tiga rekannya yang lain bergabung dalam band itu setelah mengikuti audisi ajang pencarian bakat, Dream Band.
"Pas kita berempat itu, kita belum ada nama. Akhirnya masing-masing disuruh cari nama. Dan aku kebetulan sebut Kotak," kata Pare di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan Rabu (21/5).
Tak sekadar mencetuskan nama Kotak, Pare mengaku sudah memiliki filosofi hingga gambaran logo untuk band tersebut.
"Sudah saya terangin, filosofinya ini, 4 sisi berbeda. Kanan-kanan dua cewek, dua cowok gitu," ungkap Pare.
"Itu jelas aku ajuin nama itu, dan mereka (personel lain) setuju. Sampai label setuju. Kita bawa ke label, dan disahkan nama band kita Kotak," tambahnya.
Cella Disebut Daftarkan Hak Merek Kotak sejak 2014
Sejak saat itu, Kotak sebagai band terus berkarya hingga mampu bersaing di industri musik Tanah Air. Namun di tahun 2014, Cella dengan dua personel baru Tantri dan Chua, disebut diam-diam mendaftarkan hak atas merek Kotak.
Pendaftaran nama itu dilakukan setelah Ices, Pare, dan Posan tak lagi jadi bagian band tersebut. Padahal, mereka berempat sudah punya komitmen tertulis soal pendirian dan pemilihan nama Kotak.
Sikap Cella yang enggan terbuka soal pendaftaran nama Kotak itu, jelas membuat Pare sakit hati.
"2023 kita baru tahu. Jadi wajar dong kalau saya sakit hati. Karena Saya, Posan, Ices, Cella, yang tahu kejadian yang sebenarnya dari nolnya seperti apa," tuturnya.
Pare heran Cella mendaftrakan merek atas nama Kotak tanpa sepengetahuan tiga mantan pendiri band itu.
"Kok bisa enak banget, ngedaftarin dengan orang yang setelah kami, Tantri, Chua," ujar Pare.
Pare kemudian mengatakan bahwa seharusnya Cella berdiskusi terlebih dahulu dengan mantan personel dan pendiri Kotak, sebelum mendaftarkan hak merek atas nama band itu dengan personel yang berbeda.
"Kenapa enggak ngomong, izin kek, 'Gue daftarin ya, nama ini', itu kan lebih enak dan fair," tandasnya.
