kumparan
11 Juli 2019 7:48

Pengacara: Galih Ginanjar, Rey dan Pablo Tersangka Kasus 'Ikan Asin'

Artis Barbie Kumalasari dan Galih Ginandjar
Artis Barbie Kumalasari (keempat dari kiri) dan Galih Ginandjar (tiga dari kiri) saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv, Jakarta, Senin, (8/7). Foto: Ronny
Setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan sejak Rabu (10/7) pukul 10.15 WIB, Pablo Benua dan Rey Utami akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video yang juga menyeret nama Galih Ginanjar.
ADVERTISEMENT
Keduanya menjalani pemeriksaan hingga 18 jam dan langsung dibawa dengan mobil tahanan usai keluar dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Kamis (11/7) sekitar pukul 04.00 pagi.
Pablo benua dan Rey Utami di PMJ
Pablo benua dan Rey Utami di Polda Metro Jaya. Foto: Ainul Qalbi/kumparan
Kuasa hukum Pablo dan Rey membenarkan bahwa kliennya telah ditetapkan menjadi tersangka.
"Iya, polisi sudah mengeluarkan perintah penyidikan dan status kedua orang itu dinaikkan jadi tersangka. Akan diperiksa 1x24 jam. Kita ikuti saja pemeriksaaannya," ungkap Farhat Abbas
Rey Utami datangi Polda Metro Jaya
Rey Utami (kedua dari kiri) datangi Polda Metro Jaya, Rabu (10/7). Foto: Ronny
Farhat menambahkan bahwa pemeriksaan Pablo dan Rey akan dilanjutkan pada hari ini dengan status mereka sebagai tersangka.
Tak hanya itu, Farhat juga menambahkan bahwa tersangka dalam kasus video 'ikan asin' tersebut ada 3 orang. Salah satunya Galih Ginanjar.
"Tersangka itu 3 orang, Galih, Pablo, Rey. Kumalasari sudah boleh pulang, balik dari tadi malam," tutup Farhat Abbas.
Artis Barbie Kumalasari dan Galih Ginandjar
Artis Barbie Kumalasari (keempat dari kiri) dan Galih Ginandjar (tiga dari kiri) saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv, Jakarta, Senin, (8/7). Foto: Ronny
Sementara, kumparan sudah mencoba menghubungi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono terkait penetapan status tersangka bagi Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.
ADVERTISEMENT
Namun, Argo belum mau memberikan keterangan lebih lanjut.
"Nanti kita cek," katanya.
Selain itu, kuasa hukum Galih Ginanjar juga belum memberikan respons terkait hal ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan