Polisi Periksa Pihak Brand yang Beri Endorse ke Awkarin sebagai Saksi
·waktu baca 2 menit

Pihak kepolisian Polsek Cilandak bakal memanggil sejumlah pihak brand yang memberikan endorse kepada selebgram Karin Novilda alias Awkarin. Pemanggilan itu terkait dengan kasus penggelapan yang dilakukan oleh admin Awkarin, Chantika Syaumi.
Kapolsek Cilandak Kompol Wahid Key mengatakan, bahwa proses tersebut masih terus bergulir.
"Kita lagi mendalami saksi-saksi terkait pihak-pihak yang melakukan pembayaran," tutur Wahid, kepada awak media belum lama ini.
Kata Wahid, penyidik memerlukan keterangan dari pihak yang melakukan pembayaran. Namun, proses tersebut memerlukan waktu, karena brand yang memberikan endorse cukup banyak.
"Kan banyak tuh yang bayar endorse, nah, itu kita lagi panggil-panggilin," tutur Wahid.
"Ya itu, yang endorse, kan, banyak itu. Itu tarifnya juga beda-beda. Yang tahu, ya, terlapornya ini sama Awkarin sendiri," tambahnya.
Kendati demikian, polisi tak akan memanggil semua pihak untuk dimintai keterangan. Apalagi, bukti transfer di rekening sudah cukup menjelaskan aliran dana yang digelapkan.
"Cuma, kan, harus dijelaskan juga dari orang-orang yang transfer itu. Nah, itu mungkin kita akan ambil keterangan beberapa orang saja, enggak semua," tukasnya.
Sebelumnya, Awkarin mengungkapkan persoalan itu lewat unggahan di Instagramnya. Awkarin tak percaya adminnya tersebut berani menggelapkan uangnya.
Awkarin menyebut, dirinya sudah memberi gaji yang layak ke karyawan-karyawannya. Oleh karena itu, ia merasa heran karena mereka seolah tak puas dengan gaji yang diberikannya.
Selebgram berusia 26 tahun itu selama ini selalu luluh jika ada karyawannya yang membuat salah. Namun karena kejadian ini selalu berulang, Awkarin pun mantap untuk melaporkan sang admin ke polisi.
