Kumparan Logo

Post Malone Dituntut oleh Seseorang yang Mengaku Sebagai Pencipta Lagu Circles

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Post Malone.  Foto: AFP/VALERIE MACON
zoom-in-whitePerbesar
Post Malone. Foto: AFP/VALERIE MACON

Pada 2019, rapper Post Malone merilis album bertajuk Hollywood's Bleeding. Circles menjadi salah satu hit single dari album itu.

Dilansir Ace Showbiz, Malone kini harus berhadapan dengan masalah hukum. Sebab, ia dituntut oleh seseorang yang mengaku sebagai salah satu pencipta lagu Circles, Tyler Armes.

Post Malone. Foto: REUTERS/Lucy Nicholson

Armes mengklaim bahwa ia ikut serta dalam penciptaan lagu Circles pada 2018. Ia menciptakan chord serta bassline dan melodi gitar di lagu tersebut.

Ketika lagu Circles meledak di pasaran pada 2019, nama Armes tidak dicantumkan sebagai salah pencipta lagu. Karena itu, ia pun menuntut Post Malone dan produser lagu tersebut, Frank Dukes.

Sebelumnya, Tyler Armes sudah bernegosiasi dengan tim dari Post Malone terkait uang kompensasi dari single Circles. Ia ditawari royalti sebanyak lima persen, meski namanya tetap tidak dicantumkan sebagai pencipta lagu.

Post Malone Foto: REUTERS/Carlo Allegri

Armes sudah coba untuk berjuang mendapatkan haknya. Namun, namanya tetap tidak dicantumkan sebagai pencipta lagu ketika Circles dirilis.

Kini, Armes berharap Post Malone bisa secara langsung menanggapi tuntutannya. Sebab, ia yakin pelantun Sunflower itu tahu seberapa besar kontribusinya di lagu tersebut.

Namun, Post Malone hingga saat ini masih bungkam. Tim kuasa hukumnya pun belum memberikan pernyataan.