Putra Epy Kusnandar, Damar Rizal, Debut Jadi Sutradara Lewat 'Kembar Tak Sama'

Putra mendiang aktor Epy Kusnandar, Damar Rizal Marzuki, menjalani debut penyutradaraan lewat film 'Kembar Tak Sama' yang dibintangi Endy Arfian dan Zaki Ubaidillah.
Damar mengaku mendapat tantangan tersendiri dalam mengadaptasi ide cerita menjadi sebuah film. Sebelumnya, ia terbiasa menyutradarai pertunjukan panggung.
“Karena ada beberapa bahasa visual yang biasanya saya menyutradarai panggung, terus bagaimana ketika masuk ke kreatif film bisa apa saja yang terjadi, kemungkinan kreatif apa aja yang terjadi,” ujar Damar saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Meski begitu, Damar merasa terbantu dengan dukungan tim teknis dari Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (FFTV IKJ). Menurutnya, tim tersebut membantu menerjemahkan ide dan imajinasinya ke dalam bahasa visual film.
“Karena didukung oleh tim teknis dari FFTV IKJ dan segala imajinasi atau kreatif yang ada di pikiran ini diterjemahkan oleh teknis-teknis di tim pendukung ini, jadi tenang ngejalaninnya,” ucap Damar.
Dalam proses pengembangan cerita, Damar mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi ketika dua orang dengan karakter berbeda menghadapi situasi sebagai anak kembar. Konflik kemudian berkembang ketika mereka bertemu dengan orang lain yang memiliki kemiripan fisik.
“Bayangin aja kalau kita selama hidup 18 tahun, udah kembar walaupun enggak mirip sebenarnya santai-santai aja. Datang ke satu tempat, ‘Wah, ada yang mirip, siapa tuh?’ Pasti ada pertanyaan, sesederhananya itu,” ungkapnya.
Menurut Damar, rasa penasaran terhadap kemiripan tersebut bisa berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, terutama ketika seseorang mulai terlalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang muncul.
Kembar Tak Sama direncanakan menjalani syuting selama 14 hari. Sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di kawasan IKJ dan beberapa set rumah di kawasan Sawangan, Depok.
Pemilihan IKJ sebagai salah satu lokasi syuting juga berkaitan dengan kebutuhan cerita yang banyak menampilkan suasana kampus. Damar turut melibatkan mahasiswa teater untuk mengisi sejumlah adegan, terutama yang membutuhkan suasana kelas praktik.
“Jadi misalkan ada salah satu kelas dan kelasnya praktik, ya kalau extras umum mungkin agak susah, lama ya adaptasi. Tapi ini karena sehari-harinya emang kelas, jadi melibatkan mahasiswa teater juga,” kata Damar.
Kembar Tak Sama merupakan film bergenre komedi keluarga yang mengangkat tema seputar persoalan identitas, hubungan persaudaraan dan penerimaan diri.
Film ini mengusung premis utama soal krisis identitas. Cerita berpusat pada Bimo dan Doni, dua saudara kembar yang tidak memiliki kemiripan fisik maupun sifat.
Produksi film ini dieksekusi melalui Kerja Sama Operasional (KSO) MBK Productions dan IKJ (Prodi film & televisi, Prodi Teater, Prodi Musik dan Prodi Desain Komunikasi Visual) untuk membangun ekosistem yang profesional dan kolaboratif.
Disutradarai oleh Damar Rizal Marzuki, yang juga merupakan putra dari aktor senior, Epy Kusnandar, produksi film ini diproduseri Rendy Gunawan dan Suzen H.R. Tobing, bersama Budi Yulianto dan Mohammad Syamsul Maarif selaku Executive Producer.
Sejumlah aktor dan aktris turut berperan di film ini. Mereka yakni Endy Arfian, Mahatva Zakie, Arla Ailani, Rahel Budiono, Mathias Muchus, Maya Wulan, Septian Dwi Cahyo, Natalie Sarah, serta Sita Permata Sari.
Film ini diproyeksikan untuk tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2027.
