news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Raisa dan Kakak Setia Dampingi Ibu yang Berjuang Lawan Kanker Paru Stadium 4

5 Maret 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Konser JUNI Day X sukses digelar pada Sabtu (2/11) di Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat. Dua penyanyi wanita Indonesia, Raisa dan Bernadya, berhasil menyihir penonton dengan deretan lagu populer mereka. Foto: Dok. Juni Records
zoom-in-whitePerbesar
Konser JUNI Day X sukses digelar pada Sabtu (2/11) di Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat. Dua penyanyi wanita Indonesia, Raisa dan Bernadya, berhasil menyihir penonton dengan deretan lagu populer mereka. Foto: Dok. Juni Records
ADVERTISEMENT
Penyanyi Raisa tengah merawat ibunya, Ria Mariaty, yang sedang berjuang melawan kanker paru stadium 4. Ibunda Raisa dikabarkan sudah mengidap kanker ganas tersebut sejak Desember 2024.
ADVERTISEMENT
Namun, Raisa tidak pernah mengungkap sakit ibunya melalui media sosial, penampilan di panggung, atau wawancara. Cerita tentang sakit ibu Raisa diungkap oleh kakaknya, Rinaldi Nurpratama, lewat unggahan di Instagram.
"Awal tahun ini bukan awal yang mudah, namun yang kami syukuri adalah kami bersatu sebagai keluarga, berdiri bersama melalui semuanya. Semoga kita juga bisa menemukan kedamaian dalam hidup berdampingan dengan kanker," tulis Rinaldi.
Sejak Desember 2024, keluarga Raisa dikejutkan berita sedih tentamg sang ibu yang didiagnosis menderita kanker paru-paru. Penyakit itu ternyata sudah menyebar ke beberapa bagian tulangnya.
"Hal ini sangat menyedihkan, terutama karena dia telah menjalani pemeriksaan kanker secara menyeluruh pada Mei 2024, dan tidak ada gejala apa pun yang muncul pada saat itu," jelas Rinaldi.
ADVERTISEMENT

Awal Mula Ibu Raisa Idap Kanker

Rinaldi mengungkap sejak Oktober 2024, ibunya batuk-batuk selama satu bulan. Ibu Raisa lalu periksa ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis paru.
Awalnya, ibu Raisa didiagnosis menderita TBC, dan dirawat di rumah sakit selama dua minggu.
"Setelah pulang ke rumah, dia berjuang melawan efek samping pengobatan TBC, mual parah, muntah, kembung, dan pusing," jelas Rinaldi.
Raisa dan kakak dampingi ibu berjuang lawan kanker. Foto: Instagram @rinaldinurpratama
Tiga hari kemudian, ibu Raisa kembali harus dirawat di rumah sakit. Di momen rawat inap kedua, dokter melakukan pemindaian PET untuk memeriksa kanker.
"Beberapa hari kemudian, hasilnya menegaskan ketakutan terburuk kami, dia menderita kanker paru-paru stadium 4, dan kanker itu sudah menyebar ke beberapa tulang," tulis Rinaldi.
Kini, ibu Raisa bakal menjalani enam kali kemoterapi dan enam putaran radiasi sebagai bagian dari pengobatannya.
ADVERTISEMENT
"Karena sistem kekebalan tubuhnya yang lemah, dokter menyarankan agar dia tidak menerima pengunjung untuk saat ini," tulis Rinaldi.
Foto pernikahan Raisa dan ibunya. Foto: Instagram/@_yourraisa dan Munady
Beberapa kesulitan dihadapi oleh ibu Raisa, terutama dalam menjaga tingkat hemoglobin (HB), leukosit, dan trombositnya agar tetap stabil.
"Bahkan dengan transfusi darah, ini merupakan tantangan tersendiri bagi kami," jelas Rinaldi.
Hingga kini, kondisi ibu dari Raisa terus membaik. Rinaldi, Raisa, dan keluarganya siap mendampingi sang ibu untuk berjuang melawan kanker tersebut.
"Tekadnya yang kuat telah memberikan kekuatan bagi seluruh keluarga untuk menghadapi perjalanan ini bersama. Dia tetap menyapa kami dengan senyum hangatnya. Setiap langkah pengobatannya diawali dengan Bismillah," tutup Rinaldi.