Raissa Anggiani Ajak Wanita Jadi Sosok yang Kuat Lewat Single Losing Us

Raissa Anggiani adalah salah satu penyanyi wanita pendatang baru yang memulai kiprahnya di industri musik Indonesia. Tahun lalu merilis single perdana bertajuk Satu Tuju. Di awal tahun 2021, Raissa merilis single kedua.
Kali ini, single yang ia rilis berbahasa Inggris. Lagu itu diberi judul Losing Us dan telah rilis di berbagai layanan streaming musik digital.
Anak dari pesinetron Rommy Sulastiyo itu menceritakan apa tema utama dari lagu Losing Us. Ternyata, lagu tersebut adalah harapan dari Raissa agar semua wanita bisa menjadi kuat dalam menjalani hubungan asmara.
"Losing Us ini menceritakan tentang perempuan yang berhubungan dengan seorang laki-laki yang dia sayang. Awalnya manis, sampai di satu fase dia dibohongin, disakitin, dan terluka, tapi tetap dia menerima kesalahan si laki-laki ini," ungkap Raissa dalam konferensi pers virtual.
"Pada akhirnya, dia tahu value dirinya sendiri dan yang terbaik adalah kehilangan hubungan mereka berdua," sambungnya.
Menurut Raissa Anggiani, proses pengerjaan lagu Losing Us tergolong cepat, yakni 2 minggu. Hal itu dikarenakan inspirasi dari lagu itu didapat dari orang-orang di sekitarnya.
"Lagu ini tuh inspirasinya banyak dari hubungan orang-orang terdekat aku yang suka cerita, kalau mereka lagi dalam lingkaran itu. Jadi, berharap suatu hari si laki-laki akan berubah, padahal masih di situ-situ aja," tuturnya.
Setelah merilis Losing Us, Raissa enggan terburu-buru merilis album. Ia hanya ingin bisa terus berkarya di industri musik yang sangat dicintainya.
"Aku mau rilis single-single dulu. Maunya bisa memanfaatkan pandemi ini biar lebih kreatif lagi. Pengin produktif untuk bikin konten lagi," kata Raissa Anggiani.
Meski saat ini banyak solois muda yang bermunculan di Indonesia, Raissa Anggiani tidak takut untuk terus berkarya. Ia yakin, pasti bisa menemukan pasar sendiri.
"Aku harus yakin, ketika orang suka sama aku, mereka ikutin aku, karena karya aku sendiri. Menurut aku, yang harus dikembangkan mungkin aku harus bisa lebih produktif. Aku percaya, selama konsisten, aku pasti bisa bersaing," ujarnya.
