kumparan
18 September 2019 10:20

Reza Rahadian Ungkap Sulitnya Sebuah Film Masuk Nominasi Oscar

Reza Rahadian, Oscar 2020
Reza Rahadian usai menghadiri pengumuman film Indonesia yang mewakili Oscar 2020. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
Aktor Reza Rahadian tergabung sebagai anggota Komite Seleksi Film Nasional. Dia menjadi salah satu juri yang bertugas memilih film yang akan mewakili Indonesia di ajang penghargaan Academy Awards atau Oscar 2020.
ADVERTISEMENT
Film yang terpilih akan masuk dalam kategori ‘Best International Feature Film’. Sebelumnya, kategori itu bernama ‘Best Foreign Language Film’.
Pemain film 'Twivortiare' ini mengatakan bahwa bukan hal yang mudah membuat sebuah film masuk ke dalam nominasi Oscar.
Konferensi pers pengumuman film indonesia yang mewakili Oscar 2020
Konferensi pers pengumuman film indonesia yang mewakili Oscar 2020. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
“Menurut saya, PR kita banyak, publisitas itu salah satunya harus diakui, iya. Simpan billboard di Indonesia saja mahal, apalagi di LA, San Francisco, dan itu hanya konsiderasi,” ujar Reza Rahadian saat dijumpai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9).
Pria kelahiran Bogor, Jawa Barat ini mengatakan bahwa film yang ikut serta di ajang tersebut, mendapat satu kali kesempatan pemutaran film secara gratis.
“Tapi, yang datang member of the academy 'kan banyak yang luar biasa ya, mungkin yang datang hanya seratus, ya enggak akan berpengaruh juga suaranya kalau seratus itu milih,” ucap Reza.
Konferensi pers pengumuman film indonesia yang mewakili Oscar 2020
Konferensi pers pengumuman film indonesia yang mewakili Oscar 2020. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
Reza kemudian menjelaskan bahwa biasanya para juri Oscar baru akan menyaksikan sebuah film, jika film tersebut memiliki review yang bagus, atau banyak diperbincangkan orang. Sehingga, produser film harus berusaha keras menarik perhatian juri agar mau menyaksikan film mereka.
ADVERTISEMENT
“Jadi, mereka memang nonton atau tidak itu pilihan para jurinya untuk memutuskan bahwa, ‘saya akan nonton film ini, saya mau karena saya lihat pemberitaannya lumayan kencang, review-nya bagus di beberapa festival lain’, misalnya,” beber Reza.
“Kita yang menjemput bola, yang harus mempromosikan mati-matian, 'ayo dong nonton film gue, please dikonsederasi ya filmnya, dipertimbangkan, ini bagus, ini begini ini, begini',” sambungnya.
Hal itu pun tak hanya terjadi untuk penjurian film kategori ‘Best International Feature Film’ saja. Menurut Reza, mekanisme penilaian untuk film yang masuk dalam nominasi Piala Oscar, patut diketahui oleh publik.
“Memang panjang dan ngejelimet prosesnya, karena Oscar enggak segampang itu intinya. Jadi, kalau ada yang bilang, 'ah gampang masuk Oscar,' enggak segampang itu, sih,” pungkas Reza Rahadian.
ADVERTISEMENT