Richard Lee Minta Publik Hentikan Perdebatan soal Status Mualafnya
·waktu baca 3 menit

Kuasa hukum Dokter Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya angkat bicara usai pendakwah sekaligus pengurus Mualaf Center Indonesia, Hanny Kristianto, mencabut sertifikat mualaf kliennya.
Abdul menegaskan bahwa keputusan Richard Lee untuk memeluk agama Islam bukanlah sesuatu yang dilakukan secara tiba-tiba, apalagi karena tekanan atau demi meraih simpati publik.
“Dia meminta masyarakat Indonesia untuk lebih punya kesadaran terhadap apa yang sudah dia pilih dan dia yakini hari ini. Agama yang dia pilih itu bukan karena paksaan atau tekanan, apalagi ingin menuai simpati publik. Itu sangat fatal," tegas Abdul di Polda Metro Jaya, Rabu (6/5).
Menurut Abdul, perjalanan spiritual Richard Lee telah melalui proses panjang. Ia menyebut kliennya sudah berdiskusi dengan sejumlah ustaz dan kiai sebelum akhirnya mantap mengambil keputusan menjadi mualaf.
“Perjalanan memeluk Islam itu lahir atas kesadaran dia. Dia sudah berjumpa dengan beberapa ustaz, kiai. Jadi bukan keputusan mendadak,” lanjutnya.
Kini, Richard Lee meminta agar polemik terkait status mualaf tersebut tidak terus diperpanjang. Ia berharap publik dapat menghormati keputusannya sebagai ranah pribadi antara individu dengan Tuhan.
“Dokter Richard berharap disudahi pertengkaran dan perdebatan soal mualaf dia. Karena ini bukan wilayah ranah kita. Itu hubungan hamba dengan Tuhannya,” kata Abdul.
Menurut Abdul, mempertanyakan keyakinan seseorang itu adalah hal yang tidak tepat, terlebih jika hal yang sama tidak dilakukan pada pemeluk agama lain.
“Kalau kita balik, misalnya orang memilih menjadi Kristiani atau Katolik lalu dipersoalkan, itu juga bukan ranah kita. Yang penting bagaimana dia menjadi hamba yang taat,” jelasnya.
Di sisi lain, Abdul menduga adanya upaya tertentu yang sengaja dilakukan untuk merusak citra kliennya di tengah isu yang berkembang.
“Kami menduga ini upaya secara sporadis dan masif untuk membunuh karakter klien kami,” ungkapnya.
Lantas, bagaimana kondisi Richard Lee saat ini?
"Sehat, saya barusan ketemu dan dia fokus," pungkasnya.
Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
Sebelumnya, kepada kumparan, Hanny mengungkapkan alasannya mencabut sertifikat tersebut.
Kata Hanny, awalnya ia tak ingin mencabut sertifikat mualaf tersebut. Namun, keterangan kuasa hukum Richard Lee, yang akan mengambil langkah hukum dengan sertifikat tersebut membuatnya berubah pikiran.
"Nah, itu gara-gara lihat itu. Ini pengacara bilang nih ada bukti masuk Islam 5 Maret 2025. Akan kita gunakan sebagai konstruksi hukum. Loh berarti ini semua sertifikat saya," kata Hanny dihubungi kumparan, Senin (4/5).
Hanny menekankan dirinya tak mau ikut campur dengan permasalahan tersebut. Menurut Hanny, dirinya punya hak untuk mencabut sertifikat tersebut.
Pencabutan sertifikat mualaf dilakukan agar permasalahan Richard Lee dan Dokter Samira alias Doktif tak terus melebar. Di sisi lain, Hanny juga tak berkenan dijadikan sebagai saksi jika permasalahan tersebut berlangsung ke proses hukum.
