Ruben Onsu Geram soal Tudingan Restorannya Pakai Pesugihan

12 November 2019 10:33 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ruben Onsu. Foto: Ronny/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ruben Onsu. Foto: Ronny/kumparan
ADVERTISEMENT
Keluarga besar Ruben Onsu baru saja diterpa kabar tak sedap. Semua berawal dari sebuah channel YouTube bernama Hikmah Kehidupan yang memuat video berjudul ‘Mengejutkan! Roy Kiyoshi Sebut Ruben Onsu Pake Pesugihan? Sudah Makan Korban’.
ADVERTISEMENT
Video itu pun berimbas pada usaha restoran milik Ruben, 'Ayam Geprek Bensu'. Tak tinggal diam, Jordi Onsu, adik Ruben langsung menggandeng pengacara, Minola Sebayang untuk melaporkan akun tersebut ke polisi.
Ditemui terpisah, Ruben Onsu merasa konten tersebut merugikan nama baik dan usaha keluarganya. Apalagi kata-kata 'memakan korban' sempat membuat karyawan Ruben menjadi khawatir.
"Saya anggap dia (pemilik akun) berbicara yang kurang pantas tentang hal yang kurang logis. Ini kan ada beberapa ribu orang yang bekerja dengan saya, ini kok ada kata-katanya yang 'memakan korban', korban yang mana? Saya mau tanya itu, korban yang mana yang dimaksud?” kata Ruben saat ditemui di kawasan Tendean Jakarta Selatan, Senin (11/11).
Presenter Ruben Onsu saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Selasa, (10/9). Foto: Dok. Ronny
Video itu sendiri diambil dari video yang diunggah di akun YouTube milik Robby Purba yang berjudul ‘Roy Kiyoshi Beberkan Ciri-Ciri Rumah Makan Pakai Penglaris’. Video itu memperlihatkan peramal Roy Kiyoshi yang menyebut rumah makan dengan inisial R yang diduga memakai pesugihan.
ADVERTISEMENT
Ruben pun menegaskan bahwa laporan Jordi ke Polda Metro Jaya bukanlah ditujukan untuk Roy Kiyoshi. Ia pun menyebut dirinya tak pernah tersindir dengan inisial yang disebutkan oleh Roy.
“Jadi, saya menggunakan hak suara saya ya, saya meminta laporan kepolisian kepada orang-orang yang punya konten digital itu,” ujar Ruben.
Ruben Onsu. Foto: Ronny/kumparan
“Jadi, bukan ngerasa huruf R, tapi si RK itu ketika dia meramal dia sebutkan inisial huruf R. Orang ini langsung menyudutkan, saya dibilang ngerasa. Bukan ngerasa,” sambung Ruben.
Pria 36 tahun ini pun tak memungkiri bahwa dirinya cukup tertekan dengan banyaknya isu miring yang menyerang dirinya dan usaha yang tengah ia tekuni.
Jordi Onsu menunjukkan surat tanda bukti lapor di Polda Metro Jaya. Foto: Aria Pradana/kumparan
Karena itu, Jordi Onsu sebagai direktur PT Onsu Pangan Perkasa (OPP) merasa harus melaporkan akun yang diduga telah mencemarkan nama baik Ruben Onsu dan bisnis mereka.
ADVERTISEMENT
“Kalian pernah enggak berpikir gimana mental saya, gimana down-nya saya? Nah itu yang saya alamin. Namanya Bensu itu kan bukan Ruben Onsu, tapi Bensu adalah brand. Kami melaporkan mereka yang sudah masuk ke ranah usaha saya," tandas Ruben Onsu.