Kumparan Logo

Sampaikan Keberatan, Hesti Purwadinata Tolak Saipul Jamil Tampil di Acaranya

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hesti Purwadinata Foto: Instagram @hestipurwadinata
zoom-in-whitePerbesar
Hesti Purwadinata Foto: Instagram @hestipurwadinata

Presenter Hesti Purwadinata menolak Saipul Jamil untuk tampil di acara yang ia pandu. Soal ini sudah ia sampaikan kepada pihak televisi.

Hesti Purwadinata menyampaikan hal itu dalam kicauannya di akun Twitter miliknya pada Senin (6/9).

“Tindakan personal gue lakukan adalah menyampaikan keberatan untuk tidak mengundang di acara yang gue ada di situ,” tulis Hesti Purwadinata.

kumparan post embed

Hesti Purwadinata Tidak Nyaman Melihat Glorifikasi Terhadap Saipul Jamil

Hesti Purwadinata. Foto: Instagram/hestipurwadinata

Hesti juga mengutarakan mengenai dirinya yang tidak nyaman melihat glorifikasi terhadap Saipul Jamil ketika bebas dari penjara karena kasus pencabulan dan penyuapan pada 2 September lalu.

Saat bebas dari penjara, penyanyi dangdut berusia 41 tahun itu disambut meriah seperti pahlawan. Saipul Jamil juga tampil di berbagai acara televisi.

“Dari awal kebebasannya yang terlalu over exposure, dan tetiba muncul di TV dengan treatment drama yang bikin mual,” tulis Hesti.

kumparan post embed
Penyanyi dangdut Saipul Jamil melambaikan tangansaat keluar dari LP Cipinang, Kamis, Jakarta, (2/9). Foto: Ronny

Menurut Hesti, bukan hanya dirinya yang menyampaikan keberatan. Perempuan 38 tahun ini merasa bersyukur karena pihak televisi memberikan respons yang positif.

“Bukan cuma gue, tapi semua talent-nya pun speakup untuk keberatan dan ultimatum,” tulis Hesti.

kumparan post embed
Penyanyi dangdut Saipul Jamil menaiki kendaraan saat keluar dari LP Cipinang, Kamis, Jakarta, (2/9). Foto: Ronny

Hesti menuturkan, seorang pengisi acara memang harus bersikap tegas terkait dengan konten acaranya. Apabila sudah telanjur menjalani proses syuting, maka baiknya meminta untuk tidak ditayangkan.

“Saya yakin ini bisa ditanggapi, karena sebagai garis depan, kitalah si pengisi acara yang juga mendapatkan kerugian paling besar secara moril,” tulisnya.